Hari Pertama Oprasi Zebra 2019, Polda Kepri Tilang 171 Pengendara

Tribratanews.polri.go.idKepri. Operasi Zebra Seligi Tahun 2019, akan berlangsung selama 14 hari ke depan. Dimulai dari tanggal 23 Oktober sampai dengan 5 November 2019. Sejak dimulai pelaksanaanya, jajaran Polda Kepri telah melakukan ratusan kali penindakkan, tilang, dan teguran.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga mengatakan, pada hari pertama pelaksanaan Operasi Zebra Seligi 2019 Saja, Polda Kepri dan jajaran telah melakukan penindakkan pelanggaran kepada pengendara sebanyak 171 kali.

Jumlah itu, terbilang naik sebanyak 55 persen dibandingkan dengan penindakkan pada hari pertama di tahun 2018 lalu, yaitu hanya  sebanyak 110 kasus.

“Untuk jumlah tilang sendiri sebanyak 109 kasus, jumlah itu terbilang mengalami kenaikan secara signifikan yaitu sebesar 100 persen. Dimana pada fase yang sama pada tahun 2018, petugas hanya mengeluarkan sebanyak 54 surat tilang bagi para pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas,” katanya, pada Gatra.com, Jumat (25/10) di Batam.

Tidak hanya melakukan penindakan pelanggaran dan tilang, kata Erlangga, Polda Kepri dan jajaran juga memberikan teguran kepada para pelanggar lalu lintas. Tercatat sebanyak 62 kali teguran diberikan kepada masyarakat yang melakukan pelanggaran ringan.

“Jumlah teguran yang dilakukan ini, mengalami kenaikan sebesar 11 persen, bila dibandingkan dengan tahun 2018 lalu, yaitu hanya sebanyak 56 kali teguran,” ujarnya.

Direktur Lalu Lintas Polda Kepri Kombes Pol Roy Ardhya Chandra menyebut, temuan oelanggaran yang ditemukan dilapangan terbilang kelasik. Oleh karena itu, delapan sasaran menjadi prioritas utama pada Operasi Zebra Seligi 2019, diantaranya adalah pelanggaran yang tidak menggunakan Helm SNI, pelanggaran melawan Arus, penggunaan Handphone saat berkendara.

“Sedangkan berkendara dibawah pengaruh alkohol masih juga ditemukan, kemudian berkendara melebihi batas kecepatan, pengendara dibawah umur, pelanggaran surat kendaraan, dan mengendarai kendaraan tidak menggunakan sabuk keselamatan. Hal itu yang kami akan tekankan dalam memberikan teguran kepada pengendara yang melanggar,” tegasnya.

Pada hari pertama pelaksanaan Operasi, Roy merinci, diketahui terjadi satu kecelakaan tunggal lalu lintas di Kota Tanjungpinang, dalam kejadian tersebut korban mengalami Luka ringan.

Kejadian berawal dari korban mengendarai sepeda motornya dari arah KM. 6 menuju kearah Makam Pahlawan, pada saat itu pengendara mengerem dan terjadi selip sehingga terjatuh di aspal. Dalam kejadian tersebut kerugian material yang dialami sebesar Rp.500 ribu.

“Tujuan oprasi zebra 2019 ini, tak lepas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk senantiasa tertib berlalu lintas di jalan raya,” tuturnya.

py/sw/hy

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password