Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 1.500 Ekor Belangkas ke Malaysia

Tribratanews.polri.go.id Pekanbaru. Ditpolairud Polda Riau berhasil menggagalkan penyelundupan 1.500 ekor belangkas, sejenis satwa laut yang dilindungi oleh negara yang akan dikirim secara ilegal ke Malaysia.

“Belangkas yang disita dalam kondisi mati dan disimpan dalam keadaan beku di 15 kotak fiber. Pelaku rencananya akan mengirim satwa itu ke Malaysia,” jelas Kasubdit Ditpolairud Polda Riau AKBP Wawan Setiawan di Pekanbaru, Kamis, (24/10/19).

AKBP Wawan Setiawan menjelaskan pengungkapan tersebut dilakukan Polda Riau pada Rabu petang (23/10/19)) di sebuah gudang tersembunyi di perairan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir.

Seorang pelaku turut diamankan dalam pengungkapan tersebut. Dia adalah IR alias Ipay, pria berusia 37 tahun yang mengaku sebagai pemilik satwa dilindungi berdasarkan SK Menhut No 12/Kpts/II/1987 itu.

Perwira menengah Polda Riau mengatakan bahwa pengungkapan penyelundupan itu berawal dari laporan masyarakat akan adanya kegiatan mencurigakan di pergudangan yang juga dikenal sebagai Gudang Haji Boyimin, Jalan Bijaksana, Panipahan, Rokan Hilir.

Informasi tersebut ditindaklanjuti lanjuti apparat kepolisian dengan melakukan serangkaian penyelidikan. Polisi yang bergerak dengan menggunakan kapal cepat Tactical Ditpolairud dari Markas Polair Sinaboi, Rokan Hilir tiba di lokasi dua jam kemudian.

Sampai di lokasi gudang tersebut, Ditpolairud Polda Riau menemukan 15 kotak fiber berukuran besar. Masing-masing kotak berisikan 100 ekor satwa belangkas yang merupakan satwadari famili Limulidae dan memiliki bentuk keras seperti kepiting tersebut.

Satwa yang dilindungi tersebut diduga kuat dikumpulkan oleh pelaku dari wilayah perairan Rokan Hilir, yang selama ini memang menjadikan garis pantai dan perairan dangkal sebagai habitat hidupnya.

“Pelaku dijerat dengan pidana Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) huruf b UU RI No. 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,” terang Kasubdit Ditpolairud Polda Riau.

(ym/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password