Polda Metro Akan Blokir STNK Jika Tak Bayar Denda Tilang

 

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusuf, S.I.K., M.Si., mengajukan pemblokiran terhadap 9.169 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mobil yang tidak membayar denda tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ELTE) sampai batas waktu yang telah ditentukan.

“Total pengajuan blokir STNK itu sejak tanggal 1 November 2018 sampai 27 Agustus 2019 sebanyak 9.169 pelanggar,” terang Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M. Nasir, Rabu (28/08/19).

 

Dari 9.169 STNK yang diajukan untuk diblokir, tercatat sebanyak 997 pelanggar telah membayar denda tilang elektronik. Sehingga pemblokiran STNK terhadap mereka akan dicabut.

 

“Ada yang sudah kita ajukan buka blokir (997 pelanggar), artinya masih banyak yang belum dibuka blokirnya,” jelas AKBP M. Nasir.

 

Untuk menghindari pemblokiran, para pelanggar harus tertib membayar denda tilang sesuai batas waktu yang ditentukan.

 

Sistem tilang elektronik telah diterapkan di wilayah Jakarta sejak November 2018 silam. Kemudian mulai 1 Juli 2019 ada tambahan fitur baru dalam sistem tilang elektronik yakni berupa kamera yang bisa merekam sejumlah pelanggaran seperti menerobos lampu merah, melanggar marka jalan, tidak memakai sabuk pengaman, hingga penggunaan telepon seluler saat menyetir.

 

Data Ditlantas Polda Metro Jaya per 1 November 2018-27 Agustus 2019 mencatat 11.814 pelanggar telah melakukan konfirmasi atas pelanggaran yang terekam oleh tilang elektronik.

“10.169 pelanggar juga sudah divonis oleh pengadilan,” tutur AKBP M. Nasir.

 (rj/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password