Polda Jatim Musnahkan Barang Bukti Sabu Seberat 11,8 Kilogram

Tribratanews.polri.go.id – Surabaya. Ditresnarkoba Polda Jatim memusnahkan sebanyak 11.832 gram (11,8 kilogram) narkotika jenis sabu asal Malaysia yang merupakan hasil ungkap dari jaringan narkoba Malayisa dan jaringan Sokobanah, Madura, Rabu (23/10/19).

Turut hadir dalam kegiatan pemusnahan tersebut diantaranya perwakilan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kodam V Brawijaya dan Bea Cukai. Kegiatan pemusnahan 11 kilogram sabu dan 274 ribu butir pil double L atau pil koplo tersebut menggunakan alat pemusnah incinerator milik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) yang dilaksanakan di halaman gedung Sat PJR Dirlantas Polda Jatim.

Dalam sambutannya, Dirresnarkoba Polda Jatim, Kombes Pol Sentosa Ginting Manik mengatakan bahwa kasus ini merupakan pengembangan dari jaringan lama. Barang bukti narkoba jenis sabu pun masih sama berasal dari Malaysian dan dikirimkan ke Indonesia. Pengembangan kasus lama, yang pertama yakni barang masih tetap dari Malaysia lewat Jakarta. Yang kedua yakni 11 kilogram ini, barang jugad dari Malaysia dan kita tangkap di pontianak. Sekarang kasusnya sudah P21 tinggal lima hari lagi kita serahkan ke Kejaksaan.

“Untuk jaringan ini masih sama, yakni jaringan Sokobanah, Madura. Sebab, modus yang digunakan tetap sama, yakni memasukkan barang bukti sabu ke dalam kaleng cat. Selain itu juga target pengirimannya juga menyasar wilayah Jatim. Dari modus yang mereka lakukan yang 11 kilogram tetap menggunakan galon cat. Jadi yang pertama itu disembunyikan ke dalam galon, yang kedua juga demikian, ada 11 kilogram sabu di galon. Cuma yang kedua modusnya murni galon dan sudah dikasih lakban semua,” tambah Dirresnarkoba Polda Jatim.

“Dari hasil pengungkapan kasus ini kami berhasil mengamankan dua orang tersangka yaang berinisial NAHN, warga Sawahan, Kota Surabaya dan mengamankan barang bukti sabu seberat 11,130 gram. Tersangka kedua berinisial BM, warga Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, dan mengamankan narkoba jenis sabu seberat 690 gram. Menindak lanjuti hal tersebut kami akan terus mengembangkan hasil ungkap kasus narkoba dengan meminta untuk mengembangkan kasus narkoba hasil tangkapan maupun hasil ungkap anggota jajaran.b Tujuannya untuk mencari jaringan-jaringan narkoba yang menjadikan wilayah Jatim sebagai sasaran peredaran. Kami akan kembangkan kasus-kasus ini,” tegas Dirresnarkoba Polda Jatim.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2005 tentang Narkotika yang hukuman pidananya adalah hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup, atau hukuman penjara paling pendek 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan hukuman penjara.

(sm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password