Operasi Zebra Dimulai, Kapolda Riau: Ada 8 Jenis Pelanggaran Jadi Sasaran Utama Penindakan

Tribratanews.polri.go.id – Pekanbaru. Polda Riau menggelar razia lalu lintas yang bersandikan Operasi Zebra Muara Takus 2019. Ada 8 jenis pelanggaran yang menjadi sasaran kepolisian dalam operasi zebra ini.

“Kita ingin masyarakat tertib berlalu lintas. Masyarakat bertingkah laku baik di area publik dan melindungi masyarakat dari kecelakaan fatal yang menyebabkan meninggal dunia,” jelas Kapolda Riau, Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si., setelah memimpin apel gelar pasukan di Mapolda Riau, Rabu (23/10/2019).

Polda Riau mengerahkan sebanyak 320 personel dalam operasi ini dan melibatkan POM TNI, Dinas Perhubungan dan instansi lainnya. Selain kendaraan dan kelengkapan surat-surat yang harus dipersiapkan, operasi yang dimulai pada 23 Oktober – 5 November 2019 ini juga difokuskan terhadap penindakan dilapangan.

“Kita ingin kolaborasi dalam proses penegakan hukum agar masyarakat paham bahwa dalam berlalu lintas harus mematuhi beberapa aturan dan undang-undang. Apabila anggota TNI melanggar maka POM akan melakukan penindakan apabila masyarakat melanggar maka kita yang menindak agar semua paham di mata hukum kita semua sama,” jelas Jenderal Bintang Dua itu.

Adapun delapan pelanggaran yang menjadi sasaran Operasi Zebra Muara Takus 2019 ini adalah :

  1. Pengendara sepeda motor yang menggunakan handphone saat berkendara;
  2. Pengendara di bawah umur;
  3. Pengendara yang tidak menggunakan helm dan safety belt (sabuk pengaman) untuk pengemudi mobil;
  4. Kemudian pengguna kendaraan melebihi batas kecepatan;
  5. Mabuk saat berkendara;
  6. Pengguna kendaraan yang melawan arus serta rambu lalu lintas;
  7. Lengkapnya administrasi kendaraan bermotor; dan
  8. Merubah rangka kendaraan, lalu modifikasi dan perbanyak muatan.

(my/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password