Polda Riau Tetapkan 68 Orang Tersangka dan Dua Korporasi Kasus Karhutla

Tribratanews.polri.go.idPekanbaru. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau dalam kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ini sudah menetapkan 68 orang sebagai Tersangka dan 2 perusahaan kebun sawit. Serta 3 kasus korporasi ditangani secara bersama dengan Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri..

Data yang dihimpun dari Polda Riau, untuk kasus korporasi, yang pertama adalah PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS), dimana lahannya terbakar di Desa Kuala Panduk Kecamatan Meranti Kabupaten Pelalawan dengan luas areal terbakar 150 Ha bidang usaha perkebunan kelapa sawit.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto dalam keterangan persnya Minggu malam (20/10/19), pihaknya telah memproses pengiriman berkas perkara ke Kejati Riau oleh penyidik Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Riau.

Saat ini prosesnya dalam penyidikan oleh Subdit 3 Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri Bareskrim Polri dan penyidik Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Riau. Kasus ini berdasarkan Laporan Polisi (LP) Bareskrim Polri.

Dalam kasus PT. Gelora Sawit Makmur (GSM), konsesi mereka terbakar di areal Kelurahan Rantau Panjang Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak. Dengan luas areal yang terbakar 106,54 Ha.

Kasusnya dalam proses penyidikan oleh penyidik Subdit 3 Dittipidter Bareskrim Polri dan penyidik Subdit IV Ditreskrimsus Polda Riau. Kasus ini berdasarkan Laporan Polisi (LP) dari Bareskrim Polri.

Kemudian PT. Wahana Sumber Sawit Indah (WSSI) dengan areal terbakar di kampung Sri Gemilang Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak. Luas areal yang terbakar 72,053 Ha.

Kasusnya dalam proses penyidikan dilakukan oleh penyidik Subdit 3 Dittipidter Bareskrim Polri dan penyidik Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Riau.

“Total penegakan hukum kasus Karhutla ini pada tahun 2019, berdasarkan jumlah Laporan Polisi (LP) ada 66, kemudian jumlah Tersangka 70 orang dengan rincian 68 TSK perorangan dan 2 TSK korporasi” terang Perwira menengah Polda Riau

Kabid Humas Polda Riau menjelaskan sebanyak 27 kasus itu dalam proses penyidikan, 16 kasus sudah tahap 1, kemudian 1 kasus sudah tahap P21, serta 22 kasus telah tahap 2.

(ym/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password