Tangani Illegal Fishing di Wondama, Polisi : Berkas Akan Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tribratanews.polri.go.id- Tekuk Wondama. Kepolisian Resor Teluk Wondama, Papua Barat segera melimpahkan berkas penyidikan kasus illegal fishing di daerah ini ke Kejaksaan Negeri Manokwari.

Dalam kasus ini Polres Teluk Wondama mengamankan Enam tersangka ditangkap saat sedang melakukan aktivitas pengeboman ikan di kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC) tepatnya di sekitar Kepulauan Auri, Distrik Roon pada 6 Oktober lalu. Mereka kedapatan menangkap ikan dengan menggunakan bahan peledak.

Dalam hal ini Wakapolres Teluk Wondama Komisaris Polisi Lang Gia, di Wasior, Minggu, menyebutkan berkas perkara enam tersangka sudah hampir lengkap. Selain pemeriksaan terhadap para tersangka, polisi juga telah mendengarkan keterangan saksi ahli serta melakukan uji laboratorium.

“Hasil dari lab juga sudah, saksi ahli juga sudah, mungkin satu minggu kemudian kita sudah bisa tahap I ke kejaksaan,” Jelas Wakapolres Teluk Wondama

Selama 10 hari para pelaku berada di sel tahanan mapolres adalah La Uge, La Taci, Hendrik, Andi, Mauko dan LB yang masih berusia 16 tahun. Mereka semuanya berasal dari Kabupaten Nabire, Papua.

Adapun barang bukti berhasil diamankan terdiri dari 5 botol bom ikan dan bubuknya, perahu, 2 unit mesin tempel (jhonson) 40 PK, 7 drum untuk BBM, satu unit kompresor berikut selangnya untuk melakukan penyelaman, 2 buah kaca mata selam serta batu untuk pemberat bom.

Para tersangka diancam dengan pasal berlapis, yakni pasal 84 UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1,2 miliar, juga UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Khusus untuk LB yang masih di bawah umur diberlakukan pasal 55 UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak.

(bb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password