Bareskrim Polri Bersama Ditjen Bea dan Cukai Berhasil Ungkap 3 Kasus Narkoba Jaringan Internasional

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menangkap tujuh tersangka kurir narkoba dari tiga kasus yang melibatkan jaringan internasional Afrika Barat.

Tampak hadir dalam kegiatan Press Conference tersebut Karo Penmas Divhumas Polri BJP Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Krisno Halomoan Siregar, Kanwil Bea Cukai.

Dalam penjelasannya, Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Siregar mengatakan bahwa penyidik menangkap seorang WNA asal Pantai Gading bernama Assi Cedric (32) saat tiba di Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten setelah terbang dari Kamerun. Assi diketahui menyelundupkan paket narkoba dengan cara menelan 61 butir kapsul sabu. Pelaku sengaja menelan 61 kapsul sabu supaya lolos. Ketika ditangkap dan diperiksa, ternyata ada 61 kapsul sabu itu di dalam perutnya.

“Dalam pengakuannya, paket sabu yang dibawa Assi diduga dari seseorang bernama Frangklin (WNA Kamerun). Sebagai kurir, Assi dijanjikan akan diberi upah 2.000 USD bila barang sampai di tangan penerima di Indonesia. Kasus kedua, penyidik juga menangkap tiga tersangka, yang dua diantaranya perempuan. Awalnya penyidik menangkap dua perempuan asal Thailand yakni Chiangka Wandee dan Changjit Jinatta. Keduanya membawa narkoba jenis sabu seberat 586 gram. Keduanya mengaku diperintahkan untuk membawa sabu oleh dua orang di Thailand dengan bayaran untuk Changjit 30.000 THB, tapi baru diterima 4.500 THB. Untuk Chiangka upahnya 5.000 THB. Sisanya diterima setelah barang sampai di Indonesia,” tambah Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.

“Modus yang mereka lakukan adalah dengan memasukkan sabu ke dalam kemaluan kurir perempuan. Kemudian penyidik menangkap Hendro alias Kebot, seorang kurir yang hendak menjemput paket sabu tersebut. Pada kasus ketiga, penyidik menangkap tiga tersangka (dua WNA Thailand, satu WNI). Awalnya penyidik menangkap Phijittra Thepaut alias Ploy (24) dan Pitchanan Thongpon alias Daw (22) di Hotel Manhattan, Jakarta Selatan saat keduanya menerima dua dus paket sabu. Dua dus tersebut berisi sabu berbobot 31 kg yang terbagi dalam 30 kemasan berbungkus teh Cina. Kemudian penyidik menangkap seorang pria bernama Januar Rifai (26) di hotel yang sama. JR ditangkap sewaktu mengambil dua kardus isi sabu,” tutup Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri di Lobi Gd. Awaloedin Djamin Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis(17/10/19).

Akibat perbuatannya, kini para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat(2) Jo Pasal 132 (1) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 113 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

(sm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password