Kapolda Ajak Jaga Keamanan Pulau Dewata Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Tribratanews.polri.go.id – Denpasar. Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose mengundang seluruh pecalang se-Bali untuk menjaga keamanan Pulau Dewata. Pertemuan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi gangguan keamanan jelang pelantikan presiden dan wakil presiden akhir pekan ini.

Dalam kegiatan tersebut selain Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose sebagai pemberi arahan, turut hadir pula Staff Ahli Bidang Managemen Sishanneg Kodam IX/Udayana Kolonel Inf. Eko Suprihanto, Ketua MUDP Provinsi Bali Brigjen Pol. (Purn) I Dewa Gede Parsana, M.Si. , serta Pejabat Utama Polda Bali.

“Kegiatan ini kami lakukan dalam rangka persiapan, walaupun sampai dengan saat ini tidak ada hal-hal yang signifikan tetapi dengan kesiapan kalau selalu kita mau ngambil moto lebih baik kita selalu tidak boleh under estimate. Jadi saya berterima kasih karena pecalang seluruh Bali bersama-sama dengan kami dari kepolisian dan tentunya dengan saudara-saudara dari Tentara Nasional Indonesia dari jajaran Kodam Udayana, bersama-sama kita bersiap-siap menghadapi pelantikan presiden dan wakil presiden,” jelas Kapolda di Gedung Lembah Pujian Antasura, Denpasar, Bali, Kamis (17/10/19).

Irjen Pol Petrus Reinhard Golose mengatakan pengamanan di Pulau Dewata dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif. Para pecalang diajak karena mereka merupakan petugas keamanan yang siaga di desa. Pertemuan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi gangguan keamanan jelang pelantikan presiden dan wakil presiden akhir pekan ini.

“Kalau kita lihat bersama-sama ini bahwa mewakili rakyat Bali para pecalang tadi mereka bersama-sama mereka adalah penanggung jawab keamanan pam swakarsa yang berasal dari desa adat masing-masing sudah bersama-sama dengan kami mewakili seluruh Bali dan jumlahnya pun menurut saya berlebihan karena sampai banyak yang berdiri, tapi di situ kelihatan bahwa rakyat Bali siap mendukung pelantikan, menjaga dan mengamankan bersama-sama dengan warga negara Indonesia lainnya untuk mensukseskan beralihnya kembali dan terlaksananya kembali pelantikan presiden kita 2019 sampai dengan 2024,” jelas Jenderal Bintang Dua tersebut.

Kapolda juga mengatakan pihaknya tetap siaga dan patroli untuk menjaga keamanan Bali. Dia berharap dengan melibatkan pecalang bisa lebih proaktif menjaga keamanan di lingkungannya. “Saya mau muncul kekuatan masyarakat, saya ingin bukan hanya kekuatan aparat memang tugas saya membuat rakyat Bali itu tidur tenang tetapi saya juga berharap para pecalang ini mempunyai kemampuan yang luar biasa untuk menegakkan hukum aparat keamanan berdasarkan undang-undang, berdasarkan peraturan. Saya tetap menjaga koridor itu dan tetpa setiap menjadi aparat yang dipercayakan undang-undang untuk tentunya tetap menjaga pulau Bali ini memberikan rasa aman,” terangnya.

Kapolda memastikan Bali tetap aman dan kondusif. Dia menyebut tidak ada gangguan keamanan jelang pelantikan presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin di Bali. “Dari Bali saya sebagai penanggung jawab keamanan dan ketertiban di Bali ini saya yakin dan saya percaya bahwa tidak ada dan tidak akan ada gejolak yang mengganggu keamanan, ketertiban, dari Pulau Dewata yang kami cintai bersama ini,” tutupnya.

(bg/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password