Polda Lampung Harap Peran Dari Masyarakat Cegah Terorisme

Tribratanews.polri.go.id – Lampung. Kepolisian Daerah Lampung (Polda Lampung) mengajak masyarakat untuk menangkal teroris. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Zahwani Panda Arsyad di Bandarlampung.

 

Kabid Humas Polda Lampung mengatakan, peran serta Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), orang tua, dan pengajar penting dalam menangkal terorisme ataupun radikalisme di lingkungan masyarakat.

 

Perlu diketahui, saat ini terorisme ataupun paham radikalisme tidak hanya berkembang di kehidupan nyata, bahkan saat ini sudah merambah ke dunia maya melalui media social. Maka dari itu perlu adanya peranan kecil dari pihak keluarga dan lingkungan untuk memantau aktivitas orang di sekitar terutama orang baru.

 

Kabid Humas Polda Lampung juga menjelaskan beberapa ciri teroris yang bekerja di medsos, diantaranya :

  1. Kejadian terorisme yang menelan banyak korban sebagai settingan, drama ataupun rekayasa, hal tersebut dilakukan agar masyarakat tidak bersimpati atas hilangnya nyawa korban.
  2. Mereka mengalihkan berita korban jiwa akibat terorisme dengan berita lain yang tidak ada sangkutpautnya dengan tujuannya agar masyarakat lupa dengan kekejaman teroris.
  3. Menggunakan kata yang melecehkan untuk menggambarkan keadaan korban dan sesuai dengan tabiat teroris yang senang melihat korbannya tersiksa.
  4. Mereka selalu menyalahkan apparat hukum bila terjadi tindakan terorisme, teroris pengebom bunuh diri dianggap kospirasi, sedangkan aparat yang menjadi sutrada terorisme.
  5. Dan terakhir, mereka senang mencaci pemerintah dengan istilah tak enak keagamaan seperti pemerintah selalu dituduh anti Islam, toghut, musuh Allah, pelaku bidáh, penegak Islam kufur yang membangkitkan kebencian rakyat dengan pemerintah.

 

“Padahal akar terorisme adalah kebencian, ingat teroris hanya membunuh sesuatu yang dibencinya. Saya selalu himbau kepada RT dan warga agar bila ada tamu orang baru atau dari luar harus wajib lapor kepada mereka. Bahkan banner 1×24 jam tamu wajib lapor sudah kita pasang di setiap lingkungan,” tutup Kabid Humas Polda Lampung.

 

Sebelumnya, tim Densus 88 menangkap empat terduga teroris di Bandar Lampung pada Senin (14/10) siang. Keempat terduga teroris itu berinisial R, AH, Y, dan T. Keempatnya ditangkap karena diduga terlibat jaringan SA yang melakukan penusukan terhadap Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto.

 

(fb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password