Kapolda Papua Hadiri Dialog Interaktif Sarasehan Nasional, “Bersama Pulihkan Harmoni Papua di LPP RRI Jayapura”

Tribratanews.polri.go.id. – Jayapura. Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw hadiri kegiatan Dialog Interaktif Sarasehan Nasional dengan tema “Bersama Pulihkan Harmoni Papua Di LPP RRI Jayapura,” Rabu (16/10/12019).

 

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, Wakil Walikota Jayapura, H. Rustam Saru, Wakil Bupati Jayapura, Bupati Mamberamo Tengah, Kepala Bank BI wilayah Papua, Tigor Naik Sinaga, BKKBN Papua, Kabid Humas Polda Papua, Kapendam XVII/Cenderawasih.

Dalam kesempatannya Kapolda papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw mengatakan untuk menjaga harmonisasi di tanah papua ini tidak bisa hanya menggantungkan kepada aparat keamanan saja, tapi dari semua elemen harus berperan aktif untuk bersama sama mewujudkan harmonisasi ini, ada degradasi pemahaman sebelum reformasi tdk lulus, pengaruh gadget itu sangat luar biasa, dengan pengetahuan penggunaan gadget.

 

“Saya melihat ada beberapa hal yang bisa menjadi solusi yang baik yaitu yang pertama dari pemerintah daerah Kemudian DPRD, MRP yang terdiri dari komponen laki-laki dan perempuan dan jika semua bekerja dengan bersungguh-sungguh maka yang lain tidak perlu untuk bekerja cukup untuk beristirahat. Mengapa demikian, karna jika semua berjalan dengan baik semua masalah pasti bisa di tangani dengan baik dan memang itulah fungsi mereka,” jelas Kapolda Papua.

 

“Saat ini masyarakat kita sangat mudah sekali terpancing atau termakan oleh isu isu hoax yang sama sekali beritanya tidak benar Mengapa demikian dikarenakan beberapa faktor dari media sosial dimana seseorang konser atau membagikan berita tanpa dilihat dan dicek terlebih dahulu kemudian setelah itu ada oknum-oknum yang memanfaatkan menambah berita-berita tersebut sehingga menjadi seolah-olah ada sesuatu hal yang terjadi di daerah kita ini padahal semua hanya hoax belaka,” tegas Kapolda Papua.

 

Kapolda mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak mudah terpapar berita hoaks, lakukan pengecekkan terlebih dahulu terkait kebenaran berita yang beredar di media social maupun media online, dan diimbau agar masyarakat dapat mengadukan ke Kepolisian jika ada hal yang harus dipastikan kebenarannya.

 

(fa/sw/hy)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password