Bareskrim Polri Sita 12 Ribu Botol Jamu Tak Berizin

Tribratanews.polri.go.id – Banyuwangi. Tim dari Bareskrim Polri yang dipimpin oleh AKBP Gede Suyasa selaku Kanit 2 Subdit 1 Direktorat Tipiter Bareskrim menggelar pemeriksaan maraton atas temuan produk jamu Klanceng yang tidak sesuai prosedur.  Hingga Minggu (13/10/19) sore, kepolisian sudah memeriksa sejumlah saksi.

”Tujuh saksi termasuk Direktur CV Putri Husada atas nama Bambang sudah diperiksa,” jelas AKBP Gede Suyasa.

Sementara itu, lokasi produksi jamu Tawon Klanceng yang berada di Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, sudah dipasangi garis polisi. Kurang lebih sebanyak 12 ribu botol jamu ikut disita dalam tempat tersebut. Pihak kepolisian melakukan penyitaan dan penyegelan setelah menerima laporan dari masyarakat.

AKBP Gede Suyasa bersama tim sudah berada di Banyuwangi sejak sepekan lalu. Menurutnya, dari data sementara yang dikantongi Bareskrim Polri, perusahaan ini sebelumnya sudah pernah beroperasi. Namun, oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sempat ditutup karena ada ketidaksesuaian perizinan.

”Perusahaan ini pernah ditutup tahun 2013 lalu,” jelasnya.

Saat ini, kepolisian terus mengembangkan temuan ini. Termasuk satu truk jamu yang juga sempat diamankan.  Polisi mengamankan kendaraan tersebut karena pengemudi tidak bisa menunjukkan surat kelengkapan dan surat jamu. Namun, hingga saat ini pihaknya belum melakukan pemeriksaan secara utuh.

(my/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password