KLKH Bersama Bareskrim Polri Proses Terpadu Kasus Karhutla PT GH dan PT TI

Tribratanews.polri.go.id-Pekanbaru. Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen Gakkum) KLHK, menggunakan penegakan hukum terpadu untuk kasus kebakaran hutan-lahan (karhutla) PT. GH dan PT. TI, dua perusahaan sawit di Provinsi Riau yang diyakini sebagai pembakar lahan.

Diketahui, PT GH adalah perusahaan perkebunan sawit penanaman modal asing Singapura, dan PT TI perusahaan penamanan modal dalam negeri. Tim Penyidik Gakkum telah mengumpulkan keterangan dan bukti ilmiah berupa sampel tanah terbakar dari lahan terbakar dua perusahaan itu.

KLHK telah menyegel 74 lahan konsesi yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan. Dua perusahaan pemegang konsesi perkebunan sawit yakni PT GH dan PT TI yang ada di Provinsi Riau dinaikan statusnya ke penyidikan oleh aparat penegak hukum.

Bekerjasama dengan Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri dan Kejaksaan Agung, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen Gakkum) KLHK menggunakan penegakan hukum terpadu untuk menangani kasus Karhutla di Riau.

Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Jenderal Penegakan Hukum LHK Rasio Ridho Sani. Ditjen Gakkum juga mendorong pemerintah daerah turut terlibat dalam mengawasi dan memberikan sanksi administratif.

(af/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password