Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Hadiri Kegitan Penanaman 5000 Pohon Endemik dan Kelekak Nusantara

Tribratanews.polri.go.id – Bangka Tengah. Wakapolda Kep. Babel Kombes Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo menghadiri kegiatan penanaman 5000 pohon endemik serta launching Kelekak Nusantara yang diselenggarakan BNPB Pusat di Area Bandara Depati Amir, Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu (12/10/19).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BNPB Pusat Doni Monardo, Gubernur Babel Erzaldi Rosman, Kapoles Bangka Tengah, Dandim Bangka, Walikota Pangkalpinang, Komunitas pecinta alam, unsur Forkopimda dan diikuti tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatkan bahwa ada 34 jenis pohon endemik Indonesia yang ditanam. Dan tersebar di desa-desa wilayah Kabupaten Bangka Tengah termasuk di Kelekak Nusantara Bukit Mangkol ini. BNPB bersama dengan BPBD Babel, dan Pemkab Bangka Tengah telah mempersiapkan sebnayak 5.000 bibit pohon dan pupuk untuk penanaman 34 jenis pohon endemik Indonesia.

“Saat ini ada seluruh peserta dari 34 provinsi yang membawa dan menanam pohon endemik daerahnya yang tersebar di wilayah Kabupaten Bangka Tengah, termasuk di Kelekak atau Kebun Nusantara Bukit Mangkol, Kabupaten Bangka Tengah ini. Kami (BNPB-red) bersama pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kabupaten Bangka Tengah, juga telah mempersiapkan sumber daya manusia untuk merawat tanaman endemik Indonesia tersebut, seperti emboni, metoa, sagu dan lainnya,” tambah Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

“Harapannya dengan diadakannya kegiatan ini adalah ebagai bentuk wadah pelestarian lingkungan, ekosistem, mencegah bencana, serangan hama tanaman pertanian dan lainnya. Semoga dengan adanya peresmian Kelekak Nusantara ini nantinya hama tanaman pertanian seperti padi akan berkurang, karena tikus dan hama lainnya akan mencari makanan atau bersarang di dalam hutan Kelekak ini. Selain itu fungsi lainnya adalah untuk mengembalikan kondisi hutan Bukit Mangkol yang rusak dan melakukan penghijauan juga untuk mencegah dari resiko tanah longsor,” tutup Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

(sm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password