Jurus Jitu Polda Yogyakarta Tekan Paham Radikalisme

Tribratanews.polri.go.id – Yogyakarta. Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta terus berusaha dan mencari cara untuk menekan penyebaran paham radikalisme di wilayah Yogyakarta. Karena karakter masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diketahui sangat welcome kepada siapa saja. Imbasnya, keramahan tersebut membuat penyebaran paham radikalisme jadi hal yang cukup mengkhawatirkan di Kota tersebut.

 

Dir Binmas Polda D.I.Y, Kombes Pol. Rudi Heru Susanto mengatakan, Tahun 2016 berdasarkan laporan intelijen, Yogyakarta rawan dan akan disusupi dari sisi kampus. Pak Kapolda kemudian intens ke kampus menyuarakan radikalisme dan selalu cinta Pancasila, sehingga sekarang terjadi penurunan yang signifikan

Salah satu cara paling jitu yang dimiliki Polda D.I.Y adalah lewat pendekatan kontemporer yang humanis dengan memegang teguh kemitraan dan penyuluhan terhadap mahasiswa yang digagaskan oleh Kapolda D.I.Y, Irjen. Pol. Drs. H. Ahmad Dofiri, M.Si. Imbas dari rutinitas penyuluhan bahaya radikalisme pun dapat dilihat saat demonstrasi mahasiswa menolak RUU KPK dan RUU KUHP di Yogyakarta beberapa waktu lalu.

 

Intensnya Kapolda D.I.Y. menyambangi kampus tidak lepas dari banyaknya universitas yang ada di Yogyakarta. Terdapat sekitar 110 universitas dan 7 diantaranya adalah universitas negeri. Polda D.I.Y. juga memiliki program dimana anggotanya ambil bagian sebagai inspektur upacara dalam upacara sekolah. Hal ini diterapkan pada level Sekolah Menengah Atas (SMA).

 

Pendekatan intens oleh Kapolda dan anggota Polda D.I.Y. di kampus-kampus telah membuahkan hasil. Nihilnya tindakan anarkisme dalam aksi unjuk rasa mahasiswa di Yogyakarta dalam menolak RUU KUHP dan KPK adalah bukti otentik.

 

“Selesai demo mahasiswa-mahasiswa malah salam-salaman kepada petugas,” tutup Dir Binmas Polda D.I.Y.

 

(fb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password