Polri : 7 Tahanan Papua di Pindahkan Untuk Hindari Konflik Saat Sidang

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Polri memindahkan tujuh tahanan politik Papua ke Rutan Polda Kaltim. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari potensi konflik saat persidangan.

Tujuh tahanan tersebut yaitu Ketua Pusat Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Agus Kossay, Ketua KNPB Mimika Steven Itlay, Ketua II Legislatif United Liberation Movement For West Papua (ULMWP) Buchtar Tabuni, Fery Kombo, Alexander Gobay, Hengki Hilapok dan Irwanus Uropmabin.

“Berdasarkan keterangan dari Kapolda Papua, ini untuk kebaikan di wilayah Papua dengan maksud saat persidangan tidak terjadi kericuhan di sana. Kami menghindari upaya pro dan kontra terhadap persidangan itu,” jelas Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol. Asep Adi Saputra, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., di Mabes Polri, Senin (7/10/2019).

Ia juga menegaskan bahwa selama masih dalam yurisdiksi Indonesia, bukan perkara penting jika berkas perkara ditangani oleh Polda Papua, tapi proses persidangan di Kalimantan Timur.

“Dalam hal tertentu secara yuridiksional itu terjadi di Indonesia, tidak masalah,” jelasnya lebih lanjut.

Ketujuh tahanan itu Asep klaim akan menjalani persidangan di Kalimantan Timur. Polisi juga tidak akan menuruti kemauan keluarga tahanan agar memulangkan kembali mereka ke Papua.

“Pada prinsipnya seperti itu, memang ada harapan dari keluarganya untuk dikembalikan (ke Papua), tapi kami memberikan langkah ini untuk melindungi kepentingan umum yang lebih besar,” pungkas mantan Kapolres Metro Bekasi itu.

(my/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password