Ini Alasan Polisi Imbau Masyarakat Tidak Kenakan Pakaian Berwarna Biru Saat Urus SIM

Tribratanews.polri.go.id. – Jakarta. Kasie SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar mengimbau kepada masyarakat yang hendak membuat SIM, diharapkan untuk tidak menggunakan pakaian berwarna biru. Karena, jika pemohon mengunakan jilbab biru ataupun kemeja berwarna biru pada saat sistem adjust (menyesuaikan) gambar akan sebagian hilang dikarenakan sama dengan background.

“Kita imbau peserta uji SIM tidak menggunakan jilbab atau kemeja berwarna biru,” jelas Kompol Fahri Siregar, Minggu (6/10). Untuk diketahui, memiliki surat izin mengemudi merupakan sebuah aturan wajib, untuk menjadi pengendara sepeda motor.

 

SIM sendiri diterbitkan oleh Kepolisian Republik Indonesia, dan telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 7 Ayat 1 yang mengatakan bahwa setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memiliki surat izin mengemudi sesuai jenis kendaraannya.

SIM adalah bukti kelayakan atau keterampilan seseorang dalam mengendarai kendaraan bermotor. Namun kebanyakan orang yang masih amatir dan belum terlalu ahli mengendarai sepeda motor mengambil jalan pintas dengan cara menggunakan jasa calo sim atau lebih terkenal dengan istilah “nembak”.

 

Langkah ini dilakukan agar lebih cepat dan mudah mendapatkan SIM tanpa harus melalui tes.

Biaya pembuatan SIM melalui calo jauh lebih mahal, karena bisa dua, tiga, atau empat kali lipat dari biaya yang ditentukan.

 

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password