Bareskrim Polri Berhasil Tangkap Tiga Orang Penyebar Video Hoax Yel – Yel TNI ‘Macan Jadi Kucing’

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap tiga tersangka terkait video hoaks yel-yel TNI yang diganti dengan nyanyian suporter sepak bola yang seolah-olah ditujukan untuk melakukan penghinaan.

Dalam penangkapan tersebut Polisi berhasil mengamankan tiga pelaku yang berinisial DA (34) dengan barang bukti akun Facebook bernama Andika Phe-toys Betawie Gandul yang berhasil ditangkap di Cinere, Depok dan tersangka MR (36) diamankan Polda Jabar, serta tersangka AR (32) yang ditangkap oleh Polda Jawa Timur. Mereka berhasil ditangkap pada waktu yang sama yaitu pada tanggal pada Rabu (03/10/19).

Dalam penjelasannya, Kasubdit ll Dittipid Siber Bareskrim Polri, Kombes Rickynaldo di dampingi Kabag Penum Kombes Pol Asep Adisaputra, S.H., S.I.K., M.H, M.Si,. mengatakan bahwa dalam video aslinya memang pasukan TNI tersebut tengah melakukan yel-yel, namun oleh pelaku diganti menjadi nyanyian suporter bola dalam sebuah stadion. Yel-yel TNI dalam video tersebut diganti dengan liriknya oleh pelaku dengan nyanyian suporter sepakbola yang berbunyi, “Macane dadi Kucing. Meong. Meong. Meong”.

“Menindaklanjuti hal tersebut, Tim Patroli Siber Bareskrium Polri telah mengidentifikasi akun-akun media sosial yang menyebarluaskan video tersebut dan berhasil menjadikan video tersebut menjadi viral di tengah-tengah situasi kurang kondusif beberapa waktu lalu. Dari hasil patroli di media sosial akhirnya tim siber dari Bareskrim Polri, juga diketahui ada beberapa akun Facebook yang turut menyebar video tersebut. Antara lain, akun FB Marrio Marrianto Rossoneri, dengan caption postinganya, ‘terimaksih mahasiswa pergerakanmu bisa membuat perubahan #macanedadikucing vidio hanya hiburan,” tambah Kasubdit ll Dittipid Siber Bareskrim Polri.

“Bahkan Tim Siber Bareskrim Polri menemukan di postingan akun FB Rohman Abd dengan caption postingan ‘CURHATAN TNI (AD, AL, AU) SEJATINYA SAMA. DIREZIM JOKOWI SAJA TNI DI KEBIRI, ERA SOEKARNO(Jdr. Sudirman), Soeharto, BJ. HABIBIE, GUSDUR, SBY TNI MASIH PUNYA TARING, GILIRAN REZIM INI HARIMAUNYA ASIA BERUBAH MENJADI KUCING’. Adapun motif pelaku menyebar video tersebut adalah karena terbawa suasana dan juga bertujuan untuk memecah belah TNI dan Polri,” tegas Kasubdit ll Dittipid Siber Bareskrim Polri saat memberikan penjelasan di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (04/10/19).

Akibat perbuatannya, kini para tersangka dikenakan Pasal 27 ayat (3) dan/atau Pasal 35 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 14 (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 207 KUHP dan/atau Pasal 208 KUHP yang ancaman hukumannya adalah maksimal sembilan tahun penjara.

(sm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password