Tim Densus 88 Berhasil Amankan Terduga teroris di Sumatera Utara

Tribratanews.polri.go.id – Medan. Tim Detasemen Khusus 88 Mabes Polri berhasil amankan seorang terduga teroris yang berinisial RSL yang menjadi buronan dan merupakan anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Sumatera Utara saat berada dalam kerumunan mahasiswa saat melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Sumatera Utara.

Dalam penjelasannya, Kepala Kepolsian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. mengatakan bahwa terduga teroris yang tertangkap saat melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Sumut ditangani Densus Antiteror Mabes Polri. Saat ini terduga teroris tersebut masih menjalani pemeriksaan dan pengembangan. Keberadaan RSL diketahui petugas, ketika masuk ke dalam kerumunan mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Sumut.

“Dengan tertangkapnya terduga teroris tersebut saya berharap penting adanya kerja sama dengan masyarakat untuk mengantisipasi aksi teroris di tanah air yang selama ini meresahkan warga. Apabila ada warga yang melihat orang mencurigakan, segera laporkan kepada petugas Kepolisian untuk secepatnya ditangani. Karena kita tidak boleh lengah sedikitpun dengan aksi teroris ini karena berbahaya bagi negara. Untuk itu saya berharap kepada semua warga masyarakat yang ada di Provinsi Sumatera Utara tolong bantu petugas Kepolisian untuk memeberikan informasi agar kami lebih mudah untuk menangkap para jaringan teroris ini,” tambah Kapolda Sumut.

“Setelah dilakukan penangkapan terhadap terduga teroris tersebut akhirnya Tim Densus 88 bersama Polda Sumut melakukan pengembangan dan menggeledah dua lokasi yang ditempati RSL di Kota Medan, dan menemukan barang bukti berupa panah, senapan angin, dua buah telepon genggam dan busur,” tutup Kapolda Sumut saat memberikan penjelasan di Mapolda Sumut, Senin(30/09/19).

Untuk diketahui, pada tahun 2017 terduga teroris RSL tersebut pernah berencana menyerang rumah ibadah di Sumatera Utara (Sumut). Selain itu, tersangka juga pernah dicekal pihak Imigrasi saat hendak berangkat ke Syiria pada tahun 2012 dan pada tahun 2014 terduga teroris tersebut pernah dibaiat oleh Abu Bakar Al Fakdadi. Kemudian pernah melakukan pelatihan dengan menggunakan beberapa peralatan dari air softgun, juga berteman dengan terduga teroris.

(sm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password