Dialog Interaktif Kapolda Papua Dengan Topik Damailah Papuaku

Tribratanews.polri.go.id – Papua. Bertempat di Studio Pro1 RRI Jayapura, Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Rudolf A Rodja bersama Pangdam XVII Cendrawasi Mayjen TNI Jhosua Pandit Sembiring dan Analis kebijakan Utama Lemdikpol Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw laksanakan dialog dengan topik Damailah Papuaku, Minggu (01/9/19).

Dalam kesempatannya Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Rudolf A Rodja mengatakan, saya menyampaikan kepada seluruh pemirsa bahwa hari ini situasi Khususnya di Kota Jayapura dalam keadaan aman kondusif walaupun pagi tadi ada sedikit kejadian tetapi sudah bisa kita atasi, kita beri pengertian dan mereka bisa mengerti serta menyerahkan semua persoalan ini kepada aparat keamanan baik Polri maupun TNI. Untuk situasi di seluruh Papua hari ini, aman kondusif tidak ada kejadian tidak ada peristiwa-peristiwa yang meresahkan warga.

“Saya sangat menyayangkan aksi demo yang awalnya para korlap sudah berkoordinasi dengan kami dari Kepolisian untuk melaksanakan demo damai tidak ada aksi Kami mengawal dari para pendemo, namun kami sangat menyesalkan dari apa yang telah dilakukan oleh para pendemo kemaren, yang terjadi para pendemo melakukan tindakan anarkis, bahkan kemarin banyak yang menjadi korban pembajarahan, pembakaran, pengrusakan, bahkan juga penganiayaan,” ucap Kapolda Papua.

Kapolda Menjelaskan Kami sudah menyidik sebanyak 28 orang untuk diperiksa didalami baik penganiayaan, pengrusakan, kami Polda Papua mengeluarkan maklumat, bahwa tidak boleh ada lagi selebaran, aksi demo lagi, bilamana maklumat tidak diindahkan maka kami akan melakukan tindakan, kami Kepolisian bekerja keras untuk menyelesaikan masalah ini kemaren sudah melaksanakan pertemuan dengan tokoh nusantara untuk membicarakan masalah ini agar tidak melakukan aksi balasan dan kami juga menyampaikan akan melakukan razia, oleh karenanya kami mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk bersama sama kembali dengan baik.

“Kami mengakui bahwa kemarin masih ada masyarakat yang membawa senjata tajam, namun kami sudah menghimbau melalui para tokoh paguyuban untuk bersama sama meredam aksi balasan, kami berharap kepada semua kelompok untuk tidak membawa senjata tajam, ini melanggar UU bila hari ini masih ditemukan maka kami akan melaksanakan penegakan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kemaren kami bersama wakil gubernur menemui para tokoh2 disana tidak ada perbedaan, kita selesaikan dengan dialog, agar tidak ada yang menjadi korban selanjutnya, kami memperkuat wilayah di Jayapura, Sentani dengan penambahan personil brimob,” lanjut Kapolda Papua.

Pada kesempatannya Analis kebijakan Utama Lemdikpol Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw mengatakan, keinginan Kapolri itu tentu semua dapat terkendali dengan aman dan kondusif agar dapat kembali seperti semula. Oleh karena itu beliau berprinsip bahwa upaya upaya negosiasi dan komunikasi itulah yang utama selain itu juga beliua juga ingin mengamankan semua pihak makanya ada dorongan, Backup dari beberapa pasukan yang hadir dari daerah terdekat Papua dan Papua Barat.

“Saya juga merupakan putra Daerah Papua saya sangat menyayangkan dengan kejadian kemarin yang bermula dari surabaya dan malang, saya lama menempuh pendidikan di surabaya dan saya sangat dekat, kita harus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat Kita semua bhineka tunggal ika, kemarin saya dipercaya untuk menjadi Kapolda Sumatra dan kami juga merasakan sangat dekat dengan masyarakat tidak ada perbedaan dan kemaren sudah diproses oleh Polda Jatim,” tutur Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw.

Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw menjelaskan, Kemarin saya mendatangi semua masyarakat, untuk bersama sama membantu kami untuk menjaga kedamaian di tanah papua, Kita merasakan luka hati dengan adanya penjarahan, pengrusakan yang dilakukan oleh pendemo, korlap harus melakukan koordinasi dengan baik dengan polisi jumlah pendemo harus disampaikan berapa banyak untuk dikawal oleh polisi agar dapat menyampaikan aspirasi dengan baik, tidak seperti yang terjadi kemaren pendemo melakukan pengrusakan, penjarahan.

“Saya berharap sebagai mantan Kapolda Papua dan saya asli Papua mari kita semua untuk menjaga tanah ini dengan baik, aman damai. Sesungguhnya ini ada masalah di asrama maupun di mess yang ada adalah terjadi senioritas didalam mess tersebut yang mempengaruhi para juniornya,” Kata tutur Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw.

Dalam kesempatannya Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Jhosua Pandit Sembiring mengatakan, saya bersama Kapolda sudah mengumpulkan Tokoh agama dan paguyuban kita lakukan komunikasi, agar bisa menahan diri biar konflik ini tidak ada yang di untungkan, kita liat akibat dari kejadian atau pertikaian ini roda ekonomi beberapa hari yang lalu sempat tersendat begitu pun dengan aktifitas masyarakat termaksud anak sekolah.

Namun atas kerja keras TNI-Polri dengan didukung oleh seluruh masyarakat hari ini kita lihat situasi sudah kondusif dan kegiatan mulai berjalan begitu pun dengan kegiatan masyarakat.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password