Tersangka Kasus Karhutla Bertambah, 296 Tersangka Perorangan dan Sembilan Korporasi

Tribratanews.polri.go.id-Jakarta. Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. mengungkapkan bahwa kepolisian berhasil menambah tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan. Saat ini, sebanyak 296 tersangka perorangan dan sembilan tersangka korporasi, Senin (23/9/19).

“Polda Riau ada 58 orang, kemudian tambahan Polda Aceh satu orang, Polda Sumatera Selatan ada 25 orang, Polda Jambi ada 20 orang, Polda Kalimantan Selatan 21 orang, Polda Kalimantan Tengah 79 orang, Polda Kalimantan Barat 68 orang, dan Polda Kalimantan Timur 24 orang,” tutur Brigjen Pol. Dedi Prasetyo.

Sementara itu, Polri telah menetapkan sembilan perusahaan menjadi tersangka.

“Tersangka koorporasi Bareskrim adalah PT AP, Polda Riau PT SSS, Polda Sumsel PT HBL, ini manajer operasionalnya juga sudah ditetapkan sebagai tersangka, Polda Jambi PT MAS, Polda Kalsel ada dua, PT MIB dan PT BIT, Polda Kalteng PT PGK, Polda Kalbar PT SAP dab PT SIS,” jelas Karo Penmas.

Mantan Wakapolda Kalteng itu menambahkan bahwa hingga hari ini Polda Kalimantan Tengah sudah melakukan proses penyelidikan kepada 33 perusahaan. Semua perusahaan tersebut sudah dilakukan penyegelan.

Jenderal Bintang Satu itu mengatakan, tersangka perorangan dan korporasi tersebut dijerat dengan banyak pasal, misalnya UU Lingkungan Hidup, UU Perkebunan, UU Kehutanan, serta UU konvensional KUHP.

(ng/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password