Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 38 Kg Sabu dan 28 Ribu Ekstasi dari Malaysia

Tribratanews.polri.go.id-Jakarta. Bareskrim Polri berhasil menggagalkan peredaran narkoba jaringan Malaysia-Sumatera. Polisi menangkap 8 pelaku dengan barang bukti 38 kg narkoba jenis sabu dan 28 ribu butir ekstasi, Jumat (20/09/19).

“Awalnya kami menangkap tiga tersangka, yakni AS, IS, dan RA di perairan Selat Malaka, Desa Sungai Daun, Kecamatan Pasir Limau, Riau. Diduga mereka telah mengangkut narkoba jenis sabu dari Malaysia,” ungkap Kasatgas Narcotic International Center (NIC) Bareskrim Polri AKBP Victor Siagian di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (20/9).

Namun, saat diperiksa, rupanya narkoba yang dibawa oleh ketiga tersangka sudah diserahkan kepada dua orang lainnya, yakni BR dan M. Menurut AKBP Viktor, mereka menggunakan metode ship to ship di tengah laut.

“Barang diambil dengan menggunakan kapal besar kemudian diserahkan ke kapal kecil,” tutur AKBP Viktor Siagian.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, Satgas langsung mencari kapal yang digunakan BR dan RM dengan menggandeng Bea Cukai. Tak lama, kapal tersebut ditemukan di sekitar perairan Desa Sungai Daun, Kecamatan Pasir Limau, Rokan Hilir, Riau.

“Dalam kapal tersebut ditemukan narkotika jenis sabu 23 kilogram dan ekstasi sebanyak 28.000 butir. Menurut para tersangka, sebagian jenis sabu sudah dibawa ke Palembang menggunakan jalur darat untuk diedarkan,” jelas AKBP Victor.

Baru lima hari kemudian, polisi mendapatkan sabu yang tengah dibawa menuju palembang oleh tiga tersangka lain, yakni SB, AW, dan JN. Mereka ditangkap di daerah Bukti Besar, Palembang. Dari tangan tersangka, polisi menyita sabu seberat 15 kilogram. Para kurir itu mengaku diperintahkan oleh seorang DPO berinisial AC untuk mengirimkan narkoba dari Malaysia ke Sumatera.

“Mereka ini mengaku baru sekali mengedarkan narkoba, mereka dibayar Rp 30 juta untuk membawa di laut dan Rp. 5 juta untuk membawa di darat. Terlepas dari itu, ini hasil kerjasama dan sinergitas kami dengan Bea Cukai, semoga ke depan sinergitas kami bisa terus terjaga,” tutur AKBP Victor.
Dari penangkapan ini, Bareskrim menyita 38 kilogram sabu, 28 ribu butir ekstasi, dan dua unit mobil Xenia.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal berlapis yakni 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 2 Jo Pasal 112 ayat 2 dengan hukuman 20 tahun penjara dan maksimal mati.

(ng/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password