Tersangka Kasus Karhutla Bertambah menjadi 218 Perorangan dan 5 Korporasi

Tribratanews.polri.go.id-Jakarta. Jumlah tersangka individu dan perusahaan terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan bertambah. Hingga Selasa (17/9/19), polisi telah menetapkan 218 orang dan 5 perusahaan sebagai tersangka.
Jumlah itu bertambah dari total 185 tersangka individu dan 4 perusahaan pada Senin (16/9/19).

“Sudah ada 218 tersangka perorangan, sudah ditetapkan, dan lima korporasi,” ungkap Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa.

Karo Penmas menjelaskan, terdapat 47 tersangka yang ditetapkan Polda Riau. Jumlah ini sama seperti Senin kemarin. Polda Riau juga menetapkan PT. Sumber Sawit Sejahtera (SSS) sebagai tersangka.

Sementara Polda Sumatera Selatan menetapkan 27 tersangka individu dan satu korporasi.

“Tambahan satu korporasi dari Polda Sumsel, nanti inisialnya akan disampaikan kemudian,” tutur Brigjen Pol. Dedi Prasetyo.

Kemudian, sebanyak 14 tersangka terkait karhutla di Jambi, dan 4 tersangka di Kalimantan Selatan.

Di Kalimantan Tengah, Polda setempat menetapkan 65 orang dan PT. Palmindo Gemilang Kencana (PGK) sebagai tersangka.
Terakhir, sebanyak 61 tersangka dan dua korporasi menjadi tersangka di Kalimantan Barat. Dua perusahaan yang menjadi tersangka di Kalbar adalah PT. SISU dan PT SAP.

Saat ini, aparat kepolisian beserta TNI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan pemerintah daerah berusaha menangani kebakaran hutan dan lahan. Sementara, penegakan hukum, katanya, merupakan langkah terakhir.

“Kemudian penegakan hukum adalah ultimum remedium merupakan suatu langkah terakhir tujuan dalam rangka memitigasi agar para pelaku baik kelompok atau perorangan tidak mengulangi perbuatannya,” tegas mantan Wakapolda Kalteng tersebut.

(ng/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password