Kapolda Sumsel Ikut Salat Istisqo di Halaman Griya Agung

Tribratanews.polri.go.id – Palembang. Pemprov Sumsel menggelar Salat Istisqo yang diikuti oleh TNI-Polri, Tokoh Agama, pelajar, masyarakat hingga pucuk pimpinan tertinggi, Guberbur Sumsel, Herman Deru, Pangdam II/SWJ, Mayjen Irwan dan Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Drs. Firli Bahuri, M.Si., yang dilaksanakan di Halaman Griya Agung, Rabu (18/09/19).

 

Salat Istisqo diyakini menjadi upaya yang bisa dilakukan untuk meminta turun hujan kepada Sang Pencipta. Apalagi sudah lebih dari 30 hari Sumsel belum turun hujan.

 

“Segala upaya untuk pemadaman bersama satgas gabungan, waterboombing, hingga upaya Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) bahkan telah dilakukan untuk atasi karhutla. Namun hingga kini masih ada titik api yang tersebar disejumlah wilayah Sumsel sepanjang musim kemarau tahun ini,” jelas Gubernur Sumsel.

Oleh karenanya, sebagai manusia hanya bisa bermunajat kepada sang pencipta agar segala usaha yang sudah dilakukan oleh banyak pihak bisa berbuah manis.

 

Gubernur Sumsel menambahkan, persoalan kabut asap ini bukan hanya menjadi keluhan masyarakat namun dirinya sebagai pimpinan daerah.

 

Disamping itu, Kapolda Sumsel menegaskan, segal aupaya telah dilakukan Pemerintah bekerja sama dengan TNI-Polri dalam menekan kasus karhutla.

 

“Saya ingat betul tanggal 10 Juli yang lalu, kita sudah menyebarkan maklumat bersama Gubernur, Pangdam dan Kapolda yang isinya larangan membakar hutan dan lahan, Jika ini dilanggar maka akan ada sanksi hukumnya,” tegas Kapolda.

 

Hal yang sama juga diungkapkan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum., menambahkan cuaca panas merupakan faktor utama terjadi karhutla di Sumsel.

 

“Sampai saat ini kendala yang kita hadapi pertama cuaca panas, sehingga lahan yang kering sangat mudah terbakar,” terang Pangdam II/Sriwijaya.

 

(rj/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password