Polda Kalbar Gelar Perss Conference Hasil Operasi Panah Kapuas Tahun 2019

Tribratanews.polri.go.id – Pontianak. Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Irjen. Pol. Drs. Didi Haryono, S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan Perss Conference atas keberhasilan Direskrimum dan Satreskrim Polres jajaran Polda Kalbar pada Operasi Panah Kapuas Tahun 2019 yang dilaksanakan di Mapolda Kalbar, Pontianak, Senin(16/09/19).

Turut hadir mendampingi Kapolda dalam Press Conference tersebut Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Imam Sugianto, Karo Ops Polda Kalbar Kombes Jayadi, Kapolresta Pontianak Kota AKBP Ade Ary dan Wadirkrimum Polda Kalbar AKBP Joko Sadono.

Dalam penjelasannya, Kapolda Kalbar mengatakan bahwa memasuki hari ke-9 Operasi Panah Kapuas 2019, kita berhasil mengungkap 162 kasus dan mengamankan ada 202 pelaku pencurian, yang di antaranya didominasi 113 laporan polisi tentang tindakan pencurian dengan pemberatan, 11 kasus pencurian dengan kekerasan dan 37 kasus pencurian biasa. Setidaknya ada 43 kendaraan bermotor hasil kejahatan yang berhasil diamankan petugas, 66 handphone, 14 televisi, 7 laptop, 22 aki tower telekomunikasi, uang tunai belasan juta dan sajam disita dari tangan para pelaku ini.

“Pada Operasi Panah Kapuas ini Polda Kalbar berhasil mengungkap kasus dengan sasaran 3C (curat, curas, dan curanmor) akan berlangsung selama 17 hari mulai 7 September 2019. Penanganan berawal dari laporan dan keresahan masyarakat masih terjadinya kasus pencurian yang memanfaatkan situasi bencana kabut asap di musim kemarau yang melanda wilayah Kalbar. Meskipun petugas kami sibuk menangani pemadaman kebakaran hutan dan lahan, kita tetap berusaha untuk menangkap para pelaku pencurian. Keberhasilan pengungkapan ini tentunya tak luput dari peran serta masyarakat yang memberikan informasi kepada petugas untuk menyelidiki dan mengungkap pelaku kejahatan pencurian,” tambah Kapolda Kalbar.

“Untuk itu saya menghimbau kepada warga Kalbar agar turut serta melakukan pengamanan diri dan harta benda dengan cara: mengunci ganda kendaraan pada tempat parkir umum. Jangan meninggalkan kendaraan dalam keadaan kunci terpasang; jangan mengenakan perhiasan berlebihan apabila bepergiaan, tidak menggunakan telepon genggam (handphone) saat berkendara di jalan, saat berjalan di tempat umum, di tempat sepi maupun di tempat-tempat rawan seperti keramaian dan pasar, berkoordinasi dengan kepolisian apabila memerlukan pengamanan khusus. Apabila mengalami kejadian pencurian agar segera melaporkan kepada kepolisian terdekat agar segera ditindaklanjuti,” tegas Kapolda Kalbar.

(sm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password