Polisi Bongkar Penipuan Umroh, 200 Orang Jadi Korban

Tribratanews,polri.go.id-Jakarta. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Depok berhasil membongkar kasus penipuan berkedok biro jasa perjalanan umrah murah.

Direktur Utama PT. Damtour, HA (39) telah ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan dana jamaah umrah di Depok dan beberapa daerah lainnya.

Tersangka pertama kali diciduk oleh 33 orang dari 200 orang korbannya sendiri di Jalan Proklamasi No. 1 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok II Tengah. Kemudian diserahkan ke Polresta Depok, Sabtu (14/9).

Kapolresta Depok, AKBP Azis Andriansya, S.H., S.I.K., M.Hum. mengatakan, Unit Krimsus Sat Reskrim Polresta Depok telah mengamankan HA dalam kasus tindak pidana penipuan dan atau penggelapan, Senin (16/9).

Modus yang ditawarkan tersangka kepada para korban yaitu, menawarkan paket perjalanan umrah murah dengan harga bekisar Rp 11-25 juta. Pembayarannya bisa dengan cara mencicil maupun tunai. Karena harga yang murah, para korban pun tertarik dan menyetorkan sejumlah uang.

“Korban membayar biaya perjalanan umrah sebesar Rp 47 juta untuk suami, istri, dan juga teman-temannya sebanyak 33 orang. Total senilai kurang lebih Rp 600 juta (uang yang disetorkan),” jelas Kapolresta.

Setelah uang dibayarkan, para jamaah tak kunjung diberangkatkan ke Arab Saudi. Kemudian pada Februari 2018, tersangka menutup kantor PT Damtour di Jalan Tole Iskandar No 6-7 Kecamatan Cilodong, Kota Depok dan melarikan diri.

Dari hasil pemeriksaan diketahui ada 200 jamaah dari 15 daerah yang menjadi korban dan mengalami kerugian senilai Rp 4 miliar.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya kini tersangka akan dikenakan dan dijerat pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan.

(ds/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password