Sebanyak 68 Kasus Karhutla Terjadi di Palangka Raya, Polisi : Motifnya Cukup Beragam

Tribratanews.polri.go.id– Palangka Raya. Kepolisian Negara Republik Indonesia terus melakukan upaya-upaya dalam penyelesaian permaslahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

Dalam hal ini, di wilayah hukum Polres Palangka Raya telah terjadi 68 kasus Karhutla terhitung dari bulan Juli sampai dengan September 2019 dan sebanyak 6 kasus telah terungkap. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul RK Siregar.

“Enam tersangka karhutla ini akan dijerat dengan Pasal 187 KUHP dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” ungkap Kapolres Palangka Raya.

Selain itu, Kapolres Palangka Raya juga menyebutkan motif dari tujuan pembakaran hutan dan lahan tersebut. “Motif pelaku beragam. Ada yang sengaja membakar karena ingin membersihkan lahan. Ada juga yang bertindak sebagai pekerja upahan yang dibayar oleh pemilik lahan untuk sengaja membakar lahan,” ungkap Kapolres Palangka Raya.

“Pelaku dibayar satu sampai satu setengah juta per kapling. Mereka membakar karena lahan tersebut nantinya akan dibangun rumah atau perumahan,” lanjut Kapolres Palangka Raya.

(rz/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password