Guna Jaga Persatuan dan Kesatuan, Forkopimda Jayapura, Tokoh Masyarakat dan Ormas Dekalarasi Tolak Separatisme dan Radikalisme

Tribratanews.polri.go.id. – Jayapura. Deklarasi Tolak Separatisme dan Radikalisme di Tanah Papua, Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama Forkompimda, tokoh masyarakat, pemuda dan perempuan dilaksanakan di depan Masjid Babuljana, bekas Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura pada Jumat (13/9/2019).

Selain tolak separatisme dan radikalisme, deklarasi tersebut juga memiliki 3 poin lainnya, yaitu menjaga persatuan dan kesatuan di tanah Papua, hidup berdampingan dengan penuh kasih sayang, dan tidak terpengaruh dengan isu yang tidak benar.

Setelah deklarasi, dilakukan kerja bhakti bersama menyambut Go Adipura dan PON ke XX Papua tahun 2020. Kerja bhakti dihadiri Bupati Jayapura, Wakil Bupati Jayapura, Kapolres Jayapura, Dandim 1701 Jayapura, Forkompimda, perwakilan tokoh masyarakat, pemuda, dan perempuan.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengatakan, semua komponen di Kabupaten Jayapura telah mencanangkan kesepakatan bersama untuk menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia di Kabupaten Jayapura. Pernyataan ini, adalah wujud bukti dari sejumlah komitmen yang pernah dilakukan di tahun 2016 lalu, bahwa Kabupaten Jayapura sudah dicanangkan sebagai zona kerukunan dari suku bangsa, tetapi juga kerukunan beragama, serta golongan.

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon mengatakan, deklarasi yang dilaksanakan merupakan rangkaian dari kehadiran Kapolri dan Panglima TNI di Papua yang meminta agar harus ada kedamaian di Papua.

“Kita bisa buktikan bahwa bumi kenambai umbai bisa aman dan terkendali. Orang bisa bilang bahwa massa asalnya dari sini, tetapi itu juga wujud kalau mereka juga tak ingin mengganggu di sini,” ungkap Kapolres.

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password