Polda Kepri Berhasil Bongkar Perdagangan Manusia di Karimun

Tribratanews.polri.go.id – Batam. Ditreskrimum Polda Kepulauan Riau (Kepri), berhasil membongkar perdagangan manusia dengan modus perekrutan melalui aplikasi.

 

Sebanyak 31 orang yang menjadi korban perdagangan manusia yang terdiri dari wanita berusia 19 tahun sampai 28 tahun, berhasil diselamatkan dari para pelaku eksploitasi, berinisial PA sebagai penampung dan DP sebagai perekrut.

 

Dari tersangka DP diamankan satu unit telepon seluler dan satu buku rekening tabungan. Sedangkan dari tersangka AK, diamankan dua buku catatan tarif transaksi, satu buku catatan utang, uang tunai Rp 15.500.000, satu buku absensi korban dan satu unit telepon seluler.

 

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes. Pol. Drs. S. Erlangga, mengatakan pengungkap berawal dari informasi terjadi dugaan perdagangan orang di Kabupaten Karimun, kemudian tim Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri melakukan penyelidikan dan penggrebekkan di komplek Villa Garden 58A Kelurahan Kapling Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun, Kepri.

 

“Dari pemeriksaan tersangka didapati modus operandinya dengan melakukan perekrutan melalui Aplikasi Beetalk, Line dan Facebook yang mencantumkan nomor Handphone WhatsApp dan lowongan pekerjaan sebagai LC atau pemandu lagu dan terapis SPA, namun dipekerjakan sebagai Pekerja Seks Komersial,” jelas Kabid Humas Polda Kepri saat konferensi pers di Mapolda Kepri, Senin (09/09/19).

 

Atas kasus tersebut. tersangka dijerat dengan pasal 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dan pasal 55 KUHP. Dan diancam hukuman paling singkat tiga tahun paling lama selama 15 tahun kurungan dan denda paling sedikit Rp 120.000.000 dan paling banyak Rp 600.000.000.000.

 

(rj/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password