Kapolda Sumsel : Tindak Tegas Pelaku Kejahatan Lingkungan Hidup dan Illegal Drilling di Muba

Tribratanews.polri.go.id – Muba. Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Drs Firli MSi terjun langsung untuk melakukan kunjungan kerja ke Polres Muba, guna merespon adanya keberadaan sejumlah penyulingan minyak tradisional yang terbakar di Muba, Senin(02/09/19).

Dalam penjelesannya, Kapolda Sumsel mengatakan bahwa saya sengaja untuk datang langsung ke Muba terkait adanya laporan kejadian kebakaran akibat dari oknum masyarakat yang melakukan pengeboran minyak tanpa izin. Kalau dipetakan pengeboran minyak ini ada dua, pertama memang ada sumur tua yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Kemudian ada juga sumur baru yang dibuat oleh warga, kedua-duanya sebenarnya bentuk pelanggaran hukum. Kejahatan lingkungan hidup dan kejahatan tindakan korupsi ini jelas-jelas merugikan keuangan negara, maka dari itu penegakan hukum harus tegas.

“Bahkan saya sudah perintahkan Kapolres Muba dan Kasat Reserse Kriminal Umum Polres Muba bekerjasama dengan Polda Sumsel untuk lakukan penegakan hukum yang tegas karena dari seluruh kejadian totalnya sampai hari ini ada enam. Empatnya sudah diajukan ke Kejaksaan (satunya di Pengadilan tinggal sidang). Tiga perkaranya memang sudah lama tapi baru dilaporkan lagi sehingga buktinya tidak bisa kami ditemukan maka terpaksa kita hentikan. Sekarang ada dua perkara yang baru, yaitu tanggal 22 Agustus kemarin dan 1 September yang baru saja terjadi,” tambah Kapolda Sumsel.

“Terkait kasus tersebut ada tiga hal yang dilanggar, pertama Undang-Undang Migas Nomor 22 tahun 2001 terkait dengan jasa pengangkutan minyak bumi dan gas, itu tindak pidananya bisa diancam tahanan diatas 5 tahun penjara. Kedua yaitu kalau masyarakat pengebor minyak ini bisa melakukan kegiatan dengan cara dia memberi sesuatu pada orang lain, supaya orang lain itu tidak melakukan kegiatan masuk dalam Pasal 5 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 terkait tindakan korupsi, akan juga kita tangani. Ketiga yaitu kegiatan pengeboran tanpa izin ini merupakan kegiatan kejahatan yang merugikan keuangan negara, bisa dibayangkan berapa banyak minyak yang disedot oleh oknum warga tanpa bayar pajak, maka ini kejahatan yang serius,” tutup Kapolda Sumsel.

(sm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password