HMI Apresiasi Polda Kaltim Dalam Pemberantasan Narkoba

Tribratanews.polri.go.idKaltim. Salah satu persoalan krusial dihadapi bangsa ini adalah tingginya peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Seperti sering disosialisasikan, daya rusak narkoba sangat luar biasa.

Narkoba bisa merusak karakter, merusak fisik serta kesehatan masyarakat,

bahkan jika dalam jangka panjang berpotensi besar mengganggu daya saing sumber daya manusia dan kemajuan bangsa.

Dalam skala nasional, provinsi Kaltim masuk dalam kategori mengkhawatirkan.

Pasalnya, berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) pada tahun 2017 Kaltim menempati posisi ketiga dan

bertahan hingga tahun 2018 dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Perubahan positif terlihat pada tahun 2019, Kaltim berhasil turun dua peringkat di posisi kelima.”

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Badko HMI Kaltim-Tara Abdul Muis saat ditemui di acara Rakornas KAHMI di Hotel Grand Senyiur Balikpapan. Minggu, (1/9/2019).

Hal tersebut ucap Ketua Umum Badko HMI Kaltim-Tara Abdul Muis, patut dibanggakan tapi tak boleh membuat lupa diri,

karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dengan berbagai inovasi dan

langkah kongkrit demi menekan peredaran narkoba di bumi etam.

Menurut Ketua Umum Badko HMI Kaltim-Tara Abdul Muis, turunnya persentase peredaran narkoba di Kaltim

tidak terlepas dari kerja keras jajaran Polda Kaltim yang saat ini dipimpin Irjen Pol Priyo Widyanto.

Maka dari itu ucap dia, kinerja dari Kapolda Kaltim beserta jajaran selama 1 tahun 8 bulan di bumi etam ini patut diapresiasi dalam hal pemberantasan narkoba.

“Dalam masa jabatannya ini, dia telah berhasil menekan peredaran narkoba di Kaltim dari posisi ketiga nasional pada 2017 hingga 2018 ke posisi lima nasional tahun 2019.

Kapolda juga melakukan terobosan baru dengan meresmikan posko di Pasar Segiri Samarinda

untuk mengawasi peredaran narkoba di kawasan tersebut pada tanggal (28/8/2019) lalu,” jelas Ketua Umum Badko HMI Kaltim-Tara Abdul Muis.

Ketua Umum Badko HMI Kaltim-Tara Abdul Muis menambahkan, terkait peresmian posko di Pasar Segiri Samarinda,

karena selama ini tempat tersebut dikenal sebagai salah satu pusat peredaran narkoba di Kota Samarinda yang sulit teratasi.

Namun dengan adanya langkah kongkrit seperti ini, warga semakin optimistis bahwa peredaran narkoba di Kaltim dapat diminimalisasi.

“Kami berharap semua pihak terkait termasuk masyarakat dan kaum muda sinergis dalam mengatasi  narkoba.

Saat ini narkoba adalah musuh kita bersama yang dapat mengancam masa depan bangsa Indonesia khususnya provinsi Kaltim,” pungkas Ketua Umum Badko HMI Kaltim-Tara Abdul Muis.

py/sw/hy

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password