Polisi Usut Kasus Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Depan Istana

Tribratanews.polri.go.idJakarta. Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., memerintahkan jajarannya untuk mengusut kasus pengibaran bendera bintang kejora saat unjuk rasa mahasiswa di seberang Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu 28 Agustus 2019 lalu.

Instruksi dan informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polda Metro Jaya. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Dedi Prasetyo menjelaskan aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya sedang menelaah pelanggaran yang dilakukan para peserta aksi.

Selain itu, Polda Metro Jaya tengah mempelajari putusan hakim terkait kasus serupa yang pernah terjadi di masa lalu.

“Putusan MA itu nanti akan didalami oleh penyidik dari Polda Metro Jaya, saya rasa tim penyidik Polda Metro Jaya sudah handal-handal lah untuk menangani kasus-kasus seperti ini,” jelas Brigjen Pol. Dedi Prasetyo di Jakarta, Kamis, (29/08/19).

Secara peraturan KUHAP, Jenderal bintang satu tersebut menerangkan, pengibar bendera bintang kejora bisa dijerat dengan Pasal 106, Pasal 107, atau Pasal 108.

“Memang ada pelanggaran pidananya yang diatur dalam KUHAP ataupun regulasi yang lain. Tapi itu masih didalami oleh tim dari Polda Metro Jaya,” tutup Karo Penmas Divisi Polri.

(ym/sw/hy)

Admin Polri56598 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password