Mabes Polri Terjunkan Dua SSK TNI dan Lima SSK dari Polri

Tribratanews.polri.go.idJakarta. Kepala Briro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, situasi di Manokwari, Papua Barat saat ini masih dikendalikan oleh aparat dari TNI Polri.

 

“Situasi masih bisa dikendalikan aparat Polda Papua Barat dan beberapa Polres di Manokwari serta TNI,” ujar Karo Penmas Jakarta Selatan, Senin, (19/8).

 

Sebanyak 9 SSK TNI Polri telah kita dikerahkan pihaknya, guna mengamankan aksi unjuk rasa yang berujung rusuh yang terjadi di Manokwari, Papua Barat pada Senin, (19/8).

 

“Dari TNI, ada dua Satuan Setingkat Kompi (SSK),  sementara dari Polri ada 7 SSK,” jelas Brigjen Pol. Dedi .

 

Hingga kini, negosiasi pun lanjut Mantan WakaPolda Kalteng, terus di lakukan antara kepala  pemerintah daerah setempat dengan massa aksi unjuk rasa untuk menemukan solusi tuntutan dari aksi massa saat itu.

 

Tak hanya itu saja, pihaknya juga berusaha mengeluarkan semaksimal mungkin kekuatan, untuk mengendalikan situasi yang ada disana saat ini. Bahkan, pihaknya juga akan berkonsentrasi terhadap massa dann juga pada titik-titik itu saja.

 

“Saat ini masih terus dalam proses negosiasi,” terang Jenderal Bintang Satu.

 

Terkait informasi adanya dugaan dikendalikan oleh kelompok tertentu dalam aksi kerusuhan di Manokwari tersebut, jajaran Polda Papua Barat sebut Karo Penmas, terus melakukan pendalaman.

 

“Kalau ada indikasi itu, maka akan ada langkah strategis lainnya yang bakal diambil pihaknya, hal ini dilakukan, guna menangkal, agar tidak meluasnya informasi tersebut” tandas Mantan Wakapolda Kalteng.

 

Sebelumnya, terjadinya adanya aksi massa di Kota Manokwari, Papua Barat yang brujung rusuh pada Senin, (19/8). Dalam aksi ini, massa memblokade jalan dan melakukan pembakaran.

 

Kerusuhan ini merupakan buntut dari aksi warga. Dalam aksinya warga memblokade jalan dengan ranting pohon serta membakar ban bekas. Beberapa ruas jalan yang di blokade diantaranya Jalan Yos Sudarso, Jalan Trikora Wosi dan Jalan Manunggal Amban di Distrik Manokwari Barat.

 

Akibat aksi ini, aktivitas warga terganggu. Sejumlah toko dan bank tutup. Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani mengatakan beberapa tempat pusat ekonomi warga tidak dapat beraktifitas dengan normal.

 

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat bersama dengan Kapolda dan Pangdam akan bertemu dengan pimpinan dan perwakilan dari massa aksi.

 

Py/sw/hy

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password