Diduga Menistakan Lambang Negara, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan Bendera Merah Putih di Asrama Papua, Surabaya

Tribratanews.polri.go.id. – Surabaya. Terkait pembuangan bendera merah putih yang berada di depan asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, dilakukan penyelidikan oleh pihak Kepolisian. Polisi sedang mengumpulkan barang bukti dan sejumlah saksi.

“Kita akan cek, apakah salah satu bukti saksi manusia mungkin ada orang yang lewat atau ada CCTV ada mungkin ada alat lain yang bisa membuktikan,” jelas Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho, Sabtu (17/8).

Tindakan tersebut  dinilai merupakan penistaan lambang negara. Kapolrestabes Surabaya juga memerintahkan untuk tetap menjaga asrama mahasiswa Papua. Sebab, ia tidak ingin ada hal lain yang tidak diinginkan.

“Malam tadi tetap kita amankan karena kita tidak mau berspekulasi apabila ada kegiatan-kegiatan lain yang tidak kita duga. Yang jelas di malam 17-an akan tetap akan kita jaga sampai hari ini. Mudah-mudahan tidak ada halangan,” tegas Kapolrestabes Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya mengimbau kepada massa agar tidak melakukan tindakan yang melawan hukum sebab mahasiswa Papua juga masih menjadi bagian dari bangsa.

Ratusan warga gabungan berbagai ormas di Surabaya menggeruduk Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan. Massa geram karena Mahasiswa Papua tidak mau memasang Bendera Merah Putih. Warga menyebut ketika bendera merah putih dipasang oleh pihak Muspika depan asrama, bendera dibuang oleh para penghuni asrama.

 

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password