Polri : Titik Panas (Hotspot) Karhutla Berkurang, Saat Ini Tercatat 869 Titik

Tribratanews.polri.go.id. – Jakarta. Polri mencatat adanya penurunan jumlah titik panas (hotspot) dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah Indonesia. Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., mengatakan, titik panas pada Jumat (16/8) mencapai 869 hotspot, atau turun dari sehari sebelumnya yang mencapai 1.058 hotspot.

“Wilayah Sumatera dan Kalimantan masih mendominasi (titik panas),” jelas Karo Penmas Divhumas Polr, Jumat (16/8). Berdasarkan data kepolisian, insiden karhutla masif terjadi di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Sejumlah titik hotspot yang perlu segera ditangani juga ditemukan di sejumlah wilayah lainya.

“Titik hotspot tidak hanya di Kalimantan dan Sumatera saja. Beberapa wilayah di Sulawesi juga ada hotspot, harus diantisipasi secara maksimal,” ungkap Karo Penmas.

Karo Penmas Divhumas Polri memastikan, seluruh jajaran kepolisian di daerah telah diperintahkan guna menanggulangi bencana kebakaran tersebut. Sebab, titik api terus bermunculan apabila luput dari pantauan.

Kepolisian Daerah (Polda) yang berada di daerah rawan karhutla juga diminta segera mengusut kasus karhutla. Sebab, diduga dipicu oleh kesengajaan pihak tertentu.

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password