Kapolda Jabar: Apa Yang Dilakukan Oleh Personel Polri Saat Demo Sudah Benar

Tribratanews.polri.go.id – Bandung. Belasan mahasiswa yang terlibat Aksi demo yang berujung terbakarnya 4 orang polisi di depan gerbang Kantor Pemkab Cianjur, masih dalam pemeriksaan polisi, Kamis (15/08/19) siang.

Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Budi Nuryanto mengatakan, jumlah mahasiswa yang diamankan hingga sekitar pukul 20.30 WIB bertambah dari semula 15 menjadi 17 orang mahasiswa.

“Sudah 17 orang. Kita masih mintai keterangan berikut mencari petunjuk-petunjuk baru,” jelas Kasat Reskrim.

“Ya intinya masih kita mintai keterangan saja, mereka juga belum tentu bersalah kan. Nanti pasti terungkap,” lanjut Kasat Reskrim.

Selain memeriksa saksi-saksi, polisi juga mengamankan sejumlah alat bukti. Selain ban motor terdapat ban mobil berukuran besar yang diduga dibawa oknum massa.

“Kita amankan bendera organisasi kemahasiswaan, ban bekas, ember pokoknya semua yang berkaitan kita amankan sebagai bukti,” jelas Kasat Reskrim.

Kapolda Jabar, Irjen. Pol. Drs. Rudy Sufahriadi, menegaskan, apa yang dilakukan anggotanya dalam pengamanan aksi demo sudah benar. Polisi berusaha memadamkan api yang dinyalakan mahasiswa, aksi bakar ban sendiri saat demo tidak diperbolehkan.

“Sebenarnya kan bakar ban itu tidak boleh, polisi itu berusaha memadamkan. Polisi itu khawatir kena marah (pimpinan), kenapa kok ada ban bisa dibakar, kenapa enggak dilihat sebelumnya. Tapi saya tanya tadi ke Ibu Kapolres, ban itu diambil di jalan,” tegas Kapolda.

Jenderal bintang dua tersebut menjelaskan saat ini personelnya masih melakukan pendalaman terkait pembakaran ban tersebut.

“Dalam pemberitahuan demo itu kan tidak ada bakar ban, ketika berusaha dipadamkan terjadi insiden itu. Teman-teman juga kan pasti merekam,” jelas Kapolda.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password