Polri Telah Tangani 68 Kasus Karhutla dan Tetapkan 1 Tersangka

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Hingga 11 Agustus kemarin, terjadi peningkatan hotspot/titik api di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Sedangkan Kalimantan Selatan, Jambi, Riau dan Sumatera Selatan mengalami penurunan.

 

Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Polri sudah bergerak melakukan pemantauan, baik melalui citra udara maupun langsung ke lokasi.

 

Untuk wilayah Kalimantan Tengah, awalnya 69 menjadi 82 hotspot kemudian Kalimantan Barat dari 120 menjadi 419 hotspot,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., Senin (12/08/19).

 

Namun demikian titik hotspot tingkat keakuratan dari satelit itu 50% jadi harus ada patroli terpadu untuk mengecek titik hotspot yang dicurigai sebagai tempat kebakaran hutan maupun lahan.

 

Hingga 11 Agustus sudah ada 68 kasus yang ditangani terkait masalah kebakaran hutan dan lahan, diantaranya :
* Polda Riau ada 28 kasus dengan 20 tersangka 1 sudah ditetapkan terkait menyangkut masalah korporasi yaitu PT SSS atau Sumber Sawit Sejahtera sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 15 orang yang terkait menyangkut masalah korporasi tersebut mulai dari tingkat direksi sampai dengan tingkat karyawan. Luas area yang terbakar 204,9 hektar
* Polda Jambi ada 4 kasus dengan 2 tersangka dengan luas lahan yang terbakar 42 hektar
* Polda Kalimantan Barat ada 14 kasus dengan 18 tersangka dengan luas area terbakar 20,4 hektar
* Polda Kalimantan Tengah ada 22 kasus dengan 21 tersangka dengan luas area yang terbakar 34,48 hektar

 

Para tersangka Karhutla terancam Pasal pencemaran lingkungan hidup kemudian pasal tentang UU Perkebunan.

 

Untuk perusahaan, akan dijerat UU 39/2014 tentang Perkebunan, pasal 108, 56, 109 dan 113 daan UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pasal 69, 98 dan 99.

 

(rj/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password