Polisi Dalami Kasus Tumpahan Minyak Akibat Kebocoran Gas di Perairan Karawang

Tribratanews.polri.go.id. – Karawang. Terkait kasus tumpahan minyak yang berasal dari pengeboran yang dilakukan oleh anak usaha PT Pertamina (Persero) di Perairan Utara Karawang, tengah diperiksa pihak Kepolisian. Beberapa saksi juga tekah diperiksa untuk dimintai keterangan terkait penyebab kebocoran gas yang menimbulkan tumpahan minyak.

“Secara paralel melakukan interview kenapa persoalan ini terjadi kemudian menimbulkan dampak seperti ini,” jelas Kabagpenum Divhumas Polri, Kombes Pol. Asep Adi Saputra, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., Jumat (9/8).

Saat ini, Polri mendorong Pertamina untuk segera menanggulangi tumpahan minyak yang semakin melebar. Lantaran sangat membahayakan bagi keberlanjutan ekosistem laut dan manusia.

Sebelumnya, Manager Kampanye Energi dan Perkotaan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Nasional, Dwi Sawung, mencatat hingga Kamis, 18 Juli 2019, tumpahan minyak tersebut mengakibatkan 45,37 kilometer persegi lautan terdampak. Tumpahan minyak itu diduga telah mencapai Kepulauan Seribu.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengaku sebaran tumpahan minyak mentah mencapai sembilan desa di Karawang dan dua desa di Bekasi. Namun, dia belum mau berkomentar terkait klaim tumpahan minyak mencapai Kepulauan Seribu.

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password