Bareskrim Polri Ungkap Modus Sindikat Internasional Pelaku Penipuan Online

Tribratanews.polri.go.id.Jakarta. Dittipid Siber Bareskrim Polri berhasil mengungkap sindikat internasional pelaku penipuan online. Modus sindikat ini dengan pemalsuan dokumen Perusahaan. Hal ini diungkapkan Kasubdit II Dittipid Siber Bareskrim Polri saat press release di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (07/08/19).

Kasubdit II Dittipid Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol. Rickynaldo menjelaskan, modus sindikat mulai dari memalsukan dokumen-dokumen fiktif perusahaan yang menjadi syarat untuk pembukaan rekening Bank atas nama perusahaan.

“Kemudian menerima aliran dana, mentransfer ke rekening perusahaan lainnya yang sudah disiapkan, selanjutnya memecah dana tersebut menjadi mata uang asing US dollar dan Euro dengan cara mentransfer ke beberapa Money Changer. kemudian Mata uang asing tersebut diserahkan ke beberapa jaringan sindikat lainnya,” ungkap Kombes Pol. Rickynaldo.

Kasubdit II Dittipid Siber menyebut, masing – masing tersangka mempunyai peran, tersangka KS sebagai penerima aliran dana hasil kejahatan untuk pembelian valuta asing. Sedangkan tersangka HB, IM, DN, dan BY merupakan kelompok sindikat Internasional yang berada di Indonesia yang berperan menyiapkan segala sesuatu berkaitan dengan penerimaan aliran dana hasil kejahatan,” jelas Kasubdit II Dittipid Siber.

Sindikat yang berada di Indonesia memulai persiapannya dengan membuat akta notaris fiktif, akta pembuatan CV. fiktif, SIUP SITU fiktif, kemudian membuka beberapa rekening Bank atas nama CV. yang sama dengan nama perusahaan Korban untuk menampung uang hasil dana transfer.

Selain itu, Kasubdit II Dittipid Siber Bareskrim Polri menyebut, dalam penyidikan ini Dittipid Siber Bareskrim Polri telah menetapkan DPO dan mengeluarkan Red Notice terhadap tersangka dengan Inisial IR atau NR dan BV yang merupakan master minds dari sindikat Internasional penipuan online / Business Email Compromise.

Kombes Pol. Rickynaldo menuturkan, motif sindikat ini adalah mencari keuntungan dengan melakukan kejahatan pembajakan email untuk mentransfer sejumlah dana ke money mulse (sipenampung dana) dari beberapa perusahaan Internasional di beberapa negara.

Sebelumnya, Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. mengatakan Dittipid Siber Bareskrim Polri berhasil mengungkap sindikat internasional pelaku penipuan online. lima tersangka ditangkap dan mengamankan sejumlah barang bukti senilai 5,6 milyar rupiah, Rabu (07/08/19).

“Tim penyidik melakukan Profiling terhadap para terduga pelaku dengan mengikuti aliran dana sindikat ini, dan berhasil mendeteksi IP Address yang berlokasi dari Nigeria, UAE (Dubai), Inggris, dan Norwegia. Kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka An. KS, HB, IM, DN,dan BY,” jelas Brigjen Pol. Dedi Prasetyo, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (07/08/19).

(ng/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password