Inspiratif! Ini Kisah Penggembala Sapi yang Lulus Seleksi Menjadi Anggota Polri di NTT

Tribratanews.polri.go.id. – Kupang. Raut bahagia bercampur haru terpancar dari wajah Yonas Ben Baitnanu dan Ilham saat keduanya dinyatakan lulus di antara 172 calon siswa Bintara Polri dalam seleksi penerimaan terpadu anggota Polri panitia daerah (Panda) Polda NTT tahun 2019.

 

Yonas Ben Baitnanu merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Ia tidak menyangka bisa terpilih dari ratusan peserta yang mengikuti pengumuman akhir di Hotel Aston, Kamis (1/8/2019). Sejak kecil, anak pasangan Ferdinand Baitanu dan Elisabeth Baitanu-Toasu ini memang memiliki cita-cita menjadi anggota Polri.

 

Sejak kecil, Yonas tinggal dengan kerabat ayahnya. Sehari-hari, Yonas yang tinggal di Jalan Sukun, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang ini menggembalakan sapi peliharaan orangtuanya. Waktu pagi hingga siang dimanfaatkan Yonas untuk sekolah. Siang hari setelah pulang sekolah, ia bertugas menjaga ternak sapi di padang hingga malam hari.

 

Tamat SMA pada tahun 2017, ia menguburkan impiannya menjadi anggota Polri karena ketiadaan biaya. Seperti biasa, ia menyibukkan diri beternak dan menggembalakan sapi peliharaannya. Secara kebetulan, ia bertemu anggota polisi yang juga tetangga rumahnya. Ia disarankan mendaftarkan diri sebagai calon siswa Bintara Polri ke panitia penerimaan Polri.

 

Segala jerih upayanya tidak sia-sia, hingga mengikuti pengumuman akhir dan dinyatakan lulus mengikuti pendidikan di SPN Polda NTT. Ia berterima kasih atas dukungan dan motivasi dari orangtua, tetangga dan kerabat yang secara total mendukungnya. Ia berharap tetap diberikan kekuatan dan kesehatan agar bisa menjalani tujuh bulan masa pendidikan di SPN Polda NTT.

 

Ia semakin yakin menjadi anggota Polri tidak perlu menyiapkan uang tetapi cukup bermodalkan belajar dan usaha keras serta melatih diri secara baik. “Saya membuktikan kalau tanpa uang yang banyak pun bisa menjadi anggota Polri. Saya seorang gembala sapi, tetapi saya bisa lulus. Ini berkah yang luar biasa. Selama ini saya pikir masuk polisi harus ada uang banyak, tetapi saya bisa buktikan kalau tanpa uang pun kita bisa menjadi anggota polisi asalkan ada usaha dan kerja keras,” tegas Yonas.

 

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password