Berhasil Pecahkan Tiga Rekor Dunia Selam, Kapolri Bercerita Kecintaannya Terhadap Laut Indonesia

Tribratanews.polri.go.id-Manado. Indonesia baru saja memecahkan tiga rekor selam Guinness World Records. Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 1 hingga 3 Agustus di Kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (03/08/19).

Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D. turut ambil bagian dalam aksi pemecahan rekor tersebut. Kapolri mendampingi sang istri yang menjabat sebagai Ketua Wanita Selam Indonesia (WASI), Tri Suswati Tito Karnavian.

Dalam pidatonya, Jenderal Pol. Tito Karnavian menceritakan, dialah yang justru mempunyai hobi menyelam terlebih dahulu.

Mantan Kadensus 88AT itu mulai sering menyelam ketika berdinas di Makassar, dan kemudian pindah ke Poso Sulawesi Tengah selama dua tahun.

“Di Poso lautnya sangat indah, tapi tidak ada yang datang ke sana karena konflik. Sehingga akhirnya kami yang menikmati lautnya,” ungkap mantan Kapolda Papua tersebut, Sabtu (3/8/19) kemarin.

Pada waktu Jenderal Pol. Tito Karnavian pindah tugas ke Papua, kegiatan menyelam semakin sering dilakukan. Menyelam dilakukan untuk mengisi ketika ada waktu luang.

Tempat penyelaman yang sering dikunjunginya adalah Jayapura dan Raja Ampat. Di kala mantan Kapolda Papua itu menyelam, sang istri hanya menikmati bagian permukaan laut dengan snorkeling karena sebelumnya tidak bisa berenang.

Ketika istrinya ragu untuk mencoba menyelam, Kapolri meyakinkannya karena menyelam tidak perlu keahlian berenang. Sejak saat itulah Istrinya Tri Suswati mulai belajar menyelam dan semakin mencintai kegiatan itu hingga kini.

Guru Besar STIK-PTIK itu mengaku sudah jatuh cinta dengan laut. Kapolri dan Ketua WASI itu kemudian banyak berkeliling untuk menjajal titik menyelam di berbagai daerah. Seperti Labuan Bajo, Bali, Wakatobi, Bunaken, Maratua, Derawan, Bangka Belitung, Selat Sunda, Sabang, hingga beberapa titik menyelam di luar negeri.

Dari sana, kecintaan mereka terhadap laut Indonesia semakin mendalam. Apalagi, ketika menyadari bahwa negara lain tidak punya keindahan bawah laut sekaya Indonesia.

“Saya dan istri pernah ke Great Barrier Reef (Australia). Betul karangnya lebih luas, tapi keberagamannya jauh lebih beragam di Indonesia karena daerah tropis, coral reef-nya bermacam-macam,” turur mantan Kepala BNPT tersebut.

Kekayaan alam bawah laut itu, sebut Kapolri, mungkin tidak bisa dinikmati oleh orang yang belum mencoba menyelam. Padahal, laut-laut Indonesia, terutama Indonesia bagian timur, mempunyai kekayaan bawah laut yang sangat indah. Jauh lebih indah daripada pantai di atas permukaan.

“Dari situ kami mulai menyukai alam bawah laut dengan segala kehidupan flora dan faunanya. Dan menyadari Indonesia adalah surga bawah laut,” pungkas Jenderal Bintang Empat tersebut.

(ng/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password