Tilang Elektronik, Kapolda Metro Jaya : Diharapkan Kurangi Kecelakaan Lalu Lintas

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Drs. Gatot Eddy Pramono, M.Si., menjelaskan bahwa penerapan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E- TLE)  untuk mengubah perilaku masyarakat dalam berkendara serta untuk menurunkan angka kecelakaan yang setiap tahunnya meningkat.

“Dari penggunaan ETLE ini, jadi kalau ada macam-macam, itu terkam seluruhnya. Ini akan mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih tertib, tidak melanggar dan berharap bisa menurunkan 40 persen kecelakaan lalu lintas,” jelas Kapolda Metro Jaya di Gedung Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jumat (2/8).

Menurut Kapolda Metro Jaya, terjadinya kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh pelanggar lalu lintas.

“Kita mengetahui kecelakaan lalu lintas diawali pelanggaran lalu lintas. Apalagi data kecelakaan terjadi peningkatan setiap tahunnya di mana rata-rata 5.000 kecelakaan dan korban yang meninggal juga di atas 500 orang, belum lagi korban luka berat. Kita berharap dengan adanya ETLE, angka kecelakaan bisa berkurang 40 persen,” jelas Kapolda Metro Jaya.

Kamera tilang elektronik telah dilengkapi fitur ANPR (Automatic Number Plate Recognition) untuk mengidentifikasi kesesuaian nomor pelat mobil dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor ( TNKB) asli yang dikeluarkan polisi. Fitur tersebut dapat membantu untuk menelusuri soal kasus plat nomor ganda.

Kapolda Metro menambahkan, “Nantinya kita akan meneruskan berkasnya ke reskrim untuk diteliti siapa yang memalsukan (pelat nomor).”

Saat ini, ada 10 titik yang menjadi lokasi kamera sistem E-TLE :

1. JPO MRT Bundaran Senayan Ratu Plaza, dengan jenis kamera check point (satu)
2. JPO MRT Polda Semanggi Hotel Sultan, jenis kamera check point (satu)
3. JPO depan Kementerian Pariwisata, dengan jenis check point (satu)
4. JPO MRT dekat Kemenpan-RB, dengan jenis check point (satu)
5. Flyover Sudirman ke Thamrin, berjenis check pointdan speed radar (satu)
6. Flyover Thamrin ke Sudirman, dengan jenis check point dan speed radar (satu)
7. Simpang Bundaran Patung Kuda, berjenis kamera ANPR (dua)
8. Simpang Sarinah Bawaslu, jenis kamera ANPR (satu)
9. Simpang Sarinah Starbuck, jenis check point dan speed radar (dua)
10. JPO Plaza Gajah Mada, jenis kamera check pointdan ANPR (satu)

(js/sw/hy)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password