Dalami Kasus Bom Bunuh diri, Polri Kirim Sampel DNA Keluarga Pelaku Pengeboman Gereja di Filipina

Tribratanews.polri.go.id- Jakarta. Dalam mengungkap Bom bunuh diri di Filipina, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sudah mengirim sampel DNA keluarga dua WNI yang melakukan Bom bunuh dir di gereja Gereja Katolik Pulau Jolo, Filipina, kepada kepolisian setempat.
DNA tersebut akan di cocokan dengan DNA yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) dengan sampel DNA keluarga untuk memastikan identitas kedua terduga pelaku.

“Sudah (dikirim), datanya semua,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019).

Sebelumnya, Polri sudah mengantongi identitas kedua yang di duga pelaku yang melakukan Bom bunuh yang berinisial RRZ dan UHS. Keduanya diketahui merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Makassar. Mereka adalah pasangan suami-istri yang pernah menjadi deportan Turki pada 2017.

sementara saat ini, Densus 88 sedang mengejar terduga teroris lain anggota kelompok tersebut di dalam maupun luar negeri.

Diketahui dua bom bunuh diri itu meledak di gereja Katolik di Pulau Jolo, Filipina pada 27 Januari 2019. Ledakan terjadi saat misa berlangsung. Ledakan pertama terjadi di dalam gereja di Jolo. Sementara, bom kedua meledak saat petugas keamanan bergerak ke lokasi ledakan untuk memberi pertolongan terhadap para korban. Insiden tersebut menewaskan 22 orang dan melukai 100 orang lainnya.

(bb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password