Polri Imbau Orang Tua Aktifkan Parental Control Cegah Child Grooming

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Belakangan kasus kejahatan terhadap anak dibawah umur semakin banyak terjadi.  Pelaku tidak hanya mengincar korban melalui dunia nyata tetapi juga melalui media sosial dan game online.

 

Untuk diketahui, sebelumnya pelaku childgrooming berhasil ditangkap oleh pihak Kepolisia. Pelaku melakukan aksinya melalui game online, salah satunya adalah game “Hago”. Karena game tersebut bisa diakses semua kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa.

 

Dengan maraknya kasus childgrooming tersebut, Kepolisian mengimbau kepada para orang tua untuk berperan penting dalam mencegah agar anak-anak tidak menjadi korban kejahatan di dunia maya. Karena orang tua punya peran aktif dalam upaya mencegah anak sebagai korban maupun pelaku kejahatan via media sosial. Untuk itu, orang tua diimbau untuk secara aktif mengarahkan atau membimbing anaknya yang belum cukup umur dalam mengakses internet.

 

Terdapat beberapa cara pencegahan yang bisa dilakukan oleh orang tua, salah satunya adalah mengaktifkan fitur ‘’parental control’ diberbagai aplikasi media sosial.

 

Tidak hanya orang tua yang harus berperan aktif dalam hal ini, tenaga pengajar di sekolah juga harus memberikan perhatian dan memberikan pengertian mengenai internet, sehingga anak-anak lebih waspada dalam mengakses media sosial.

 

Untuk diketahui, sebelumnya Polisi menangkap tersangka AAP alias Pras (27) karena melakukan child grooming kepada anak-anak pengguna aplikasi Hago. Tersangka mengarahkan korban untuk membuka pakaian hingga melakukan adegan seksual dan direkam oleh tersangka.

 

Tidak lupa Polisi apabila melihat anak sudah terancam atau terindikasi menjadi korban kejahatan seksual di internet, jangan ragu untuk melapor ke polisi. Hal ini agar pelaku bisa segera ditindak lanjuti untuk mencegah lebih banyak korban.

 

“Laporkan kepada pihak yang berwenang apabila anak merasa terancam atau tidak nyaman dalam penggunaan internet dan usahakan bahwa internet bagi anak adalah untuk dunia edukasi positip sesuai usia anak,” tutup Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Roberto Pasaribu.

 

(fb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password