Kapolda Maluku Utara Membuka Kegiatan Pekan Olahraga Seni dan Pramuka Ke-5 Tahun 2019

Tribratanews.polri.go.id – Tidore. Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Drs. Suroto membuka Pekan Olahraga Seni Dan Pramuka (PORSEKA) Ke-V Tahun 2019 yang mengusung tema “Bersama Santri Membangun Negeri” dengan ditandai dengan pelepasan Balon ke angkasa bertempat di lapangan utama Pondok Pesantren Harisul Khairat Bumi Hijrah Tidore, Minggu (28/07/19).

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama, Pemerintah Kota Tidore, Kapolres Kota Tidore Kepulauan Doly Heriyadi, Camat Tidore Utara, para guru dan orang tua para santri.

dalam sambutannya, Kapolda Maluku Utara mengatakan bahwa sekolah adalah tempat bagi anak untuk bertumbuh begitu pula dengan Pondok Pesantren bahkan pendidikan di pondok bisa lebih komperensif sehingga pesantren zaman sekarang dituntut untuk menjadikan proses pendidikan sesuai dengan era abad 21 yang merupakan perubahan dimaksud adalah mindset cara interaksi serta cara pengajarannya untuk melakukan perubahan ini dibutuhkan suatu Fondasi berupa iman serta akhlaq.

“Untuk itu saya baeharap Pesanten juga bisa berperan dalam menjalankan pengamanan swakarsanya dalam upaya memberikan bimbingan kepada warga santri untuk tidak menjadi korban maupun pelaku kejahatan dan juga dapat membangun partisipasi untuk menjaga dirinya sendri dan lingkungan serta melalui PORSEKA ini mampu memacu semangat anak-anak untuk terus menggali potensi dan bakat sehingga kedepan dapat bermanfaat bagi umat dan bangsa,” tambah Kapolda Maluku Utara.

Selain itu, Pimpinan Pondok Pesantren Harisul Khairat Anim Fatahna Jabir juga mengatakan bahwa Porseka merupakan satu kegiatan yang digalakan oleh para santriwan dan santriwati yang wajib dilakukan setiap tahun yang pelaksanaannya diberbagai bidang yakni Olahraga, kesenian dan pramuka. Semoga dengan dilaksanakannya Porseka ini dapat meningkatkan prestasi para santri diberbagai bidang salah satunya dengan kesenian yang merupakan lahan bagi para santri agar bisa berdakwa karena seni juga merupakan hal yang wajib ada didalam diri santri sehingga pada keseluruhannya para santri mampu masuk berdakwah ke semua pelosok, dengan kesenian juga santri bisa membentuk karakteristik sehingga tidak mudah untuk terprofokasi.

(sm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password