Ciptakan Rasa Aman, Polri Gunakan Pendekatan Tangani Konflik di Mesuji

Tribratanews.polri.go.id- Jakarta. Untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat di Lampung, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan melakukan pendekatan lunak dalam menangani peristiwa bentrok antarwarga di Mesuji, Lampung.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, pendekatan lunak dipilih karena Mesuji memiliki catatan sejarah konflik yang berbeda.

“Ketika konflik itu antara satu kelompok dengan kelompok yang lain, itu tidak diselesaikan hanya dengan pendekatan penegakan hukum semata pada salah satu pihak,” kata Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M.di kantornya, Jakarta Selatan, pada Kamis , 25 Juli 2019.

Karo Penmas Polri juga mengatakan bahwa pihaknya akan melibatkan Kepala Kepolisian Daerah, Panglima Daerah Militer, dan Gubernur dalam langkah pendekatan lunak tersebut. Mereka akan bertemu dan berkomunikasi dengan para tokoh masyarakat yang ada di Mesuji.

“Kedua belah pihak sudah dikomunikasikan dan situasi harus cooling down dulu. Kalau situasi sudah cooling down, ada komunikasi yang intensif, baru ada penegakan hukum yang akan dilakukan pada para pihak yang terbukti melakukan perbuatan melawan hukum,” jelas Jenderal Bintang Satu tersebut.

Selain itu, Jenderal Bintang tersebut menjelaskan kejadian yang melibakan kedua kelompok warga yaitu kelompok Mekar Jaya Abadi di Mesuji, Lampung; dengan kelompok Mesuji Raya dari Pematang Panggang, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Akibat bentrok antarwarga tersebut, tiga orang meninggal dunia, dari kelompok warga Pematang Panggang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, dan 10 warga lainnya mengalami luka-luka dari kelompok warga Mekar Jaya di Register 45, Mesuji, Lampung.
“Itu menunjukkan konflik agraria yang selalu berkelanjutan, makanya menjaga status quokepemilikan tanah di petak 45 tersebut. Pemerintah turun tangan, pemerintah daerah, baik tingkat kabupaten maupun dari kementerian terkait ya karena itu batas wilayah hutan lindung,” tegas Mantan Wakapolda Kalteng.

(bb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password