Polda Jatim Klarifikasi Perihal Debat Video Profesor Hukum dengan Polantas

Tribaratnews.polri.go.id- Surabaya. Kepolisian Daerah Jawa Timur memberikan penjelaskan insiden cekcok profesor hukum dengan anggota polisi lalu lintas (Polantas) Polsek Wonocolo, Surabaya bernama Aiptu Muhtashor. Video profesor hukum dengan Polantas itu sempat ramai di media sosial.

Dalam hal ini Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) atau Polda Jatim, Komisaris Besar (Kombes) Polisi (Pol) Frans Barung Mangera menyayangkan tindakan masyarakat dalam video yang beredar di media sosial.

“Kami sangat menyayangkan tindakan masyarakat tersebut. Polisi yang bertugas saat itu, hanya sebatas menjalankan dan menegakkan hukum. Harusnya, tidak kemudian memviralkan atau merendahkan petugas di lapangan,” tutur Kabid Humas Polda jatim , minggu(21/07/2019).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur menjelaskan bahwa profesor tersebut adalah mantan penyidik di Direktorat Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim.

“Seyogyanya bisa dilakukan dengan cara-cara konstitusi atau hukum yang berlaku. Namun, biarlah masyarakat yang menilai,” terang Mantan Kabidhumas Polda Sulsel.

Dalam hal ini, Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pandia buka suara terkait kronologis percekcokan antara anggota polisi lalu lintas (Polantas) Polsek Wonocolo bernama Aiptu Muhtashor dengan seorang pria berambut putih yang mengaku sebagai profesor. Video tersebut sempat viral di media sosial pada pertengahan Juli 2019.

Kasat Lantas membeberkan duduk awal masalah tersebut yang saat itu, Aiptu Muhtashor sedang melakukan pengamanan di persimpangan Jalan Raya Jemursari, Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur. Kemudian datang dari arah barat menuju timur sebuah mobil yang dikendarai Sadjijono bersama asistennya, Abdul Halim.

“Mobil tersebut ternyata berbelok ke U-turn di persimpangan tersebut, lalu oleh petugas, mobil itu langsung diberhentikan. Memberhentikan ini bukan bermaksud untuk menindak ataupun mau menilang. Tapi mau memberikan pemahaman ataupun imbauan kepada Profesor tersebut agar lain kali tidak memutar balik di u-turn tersebut,” tutur Kasat Lantas, Sabtu (20/7/2019).

(bb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password