Polda Lampung Gagalkan 65 Kg Sabu Dalam Satu Bulan

Tribratanews.polri.go.id- Lampung. Kepolisian Daerah lampung kembali berhasil mengungkap upaya pengiriman 65 kilogram paket narkoba jenis sabu-sabu dan 33 kilogram narkoba jenis ganja yang hendak di kirim ke wilayah Jakarta.

Puluhan paket narkoba jenis sabu dan ganja yang diamankan tersebut, merupakan hasil tangkapan dalam empat waktu berbeda di Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni.

“Upaya penggagalan penyelundupan paket narkoba jenis sabu-sabu seberat 65 kilogram ini, menjadi jumlah yang terbesar dari hasil ungkap kasus penyelundupan paket narkoba yang dilakukan Satres Narkoba Polres Lamsel selama tahun 2019 ini,”kata Kapolda Lampung, Irjen. Pol. Drs. Purwadi Arianto, M.Si. didampingi Waka Polda Lampung, Brigjen Pol Rudi Setiawan, Dirresnarkoba Polda Lampung, Kombes Pol Sobarmen dan Kapolres Lampung Selatan, AKBP M Syarhan saat press rilis di Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni, Kamis (18/07/2019).

Kapolda Lampung Irjen. Pol. Drs. Purwadi Arianto, M.Si. mengatakan pihaknya berhasil mengamankan Puluhan kilogram paket narkoba tersebut diamankan dalam waktu berbeda, pertama pada 25 Juni 2019 lalu, petugas di Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni menggagalkan upaya pengiriman paket sabu seberat 2 kilogram sekitar pukul 02.30 WIB.
“Paket narkoba ini, dikirim dengan modus menggunakan jasa pengiriman paket ekspedisi PT. Eka Sari Lorena (ESL) dengan tujuan pengiriman An. Alham yang beralamat di Kalibalok, Bandarlampung. Untuk penerimanya, Rendi yang beralamat di Kelurahan Pangsaan Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat,”jelas Mantan Dirtipidter Bareskrim Polri.

Setelah itu, tanggal 3 Juli 2019 sekitar pukul 12.00 WIB, petugas menggagalkan upaya penyelundupan 38 kilogram paket sabu di Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni yang diangkut kendaraan pribadi jenis Nissan Serena plat nomor B 1173 SVK. Paket sabu tersebut, dikemas dalam bungkusan almunium foil teh China dan disimpan dalam tong yang sudah dimodifikasi di bawah kendaraan.

“Jadi untuk mengelabui petugas, kendaraannya sudah dimodifikasi. Dari upaya penyelundupan barang haram (sabu) tersebut, petugas mengamankan tiga orang tersangka yakni Warisman Putra Giawa, Gian Fernando dan Taufik Hidayan,” terang Jenderal Bintang Dua tersebut.

Untuk mencegah peredaran narkoba di Kawasan Lampung, Kapolda Lampung mengatakan untuk meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, pihaknya telah menyampaikannnya pada saat kunjungan anggota Komisi 3 DPR RI bahwa perlu adanya alat deteksi. Selain itu juga, pihaknya telah menyampaikan permohonan ke Pmprov lampung untuk bisa membantu pengadaan alat deteksi.

“Mudah-mudahan saja bisa dibantu untuk pengadaan alat deteksi di Seaport Interdiction Pelabuhan bakauheni. Karena, Pelabuhan Bakauheni ini memang menjadi jalur utama yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera dengan mobilitas penyeberangan ramai,”tutup Kapolda Lampung.

(bb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password