Polisi Tanggapi Praperadilan Ganti Rugi Korban Salah Tangkap

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Polisi menanggapi terhadap kasus empat pengamen Cipulir yang menjadi korban salah tangkap.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si., mengatakan, Polisi sudah bekerja sesuai aturan yang berlaku. Tugas penyidik juga sudah dinyatakan lengkap saat berkas perkara dan tersangka beserta barang buktinya diserahkan ke Kejaksaan.

 

Kabid Humas juga mengatakan, Penyidik juga telah memenuhi tugasnya dengan mengirimkan barang bukti serta tersangka ke kejaksaan saat berkas dinyatakan lengkap.

 

“Polisi telah melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus itu. Bukti formil dan materil telah dipenuhi, terbukti berkas perkara dinyatakan lengkap oleh JPU dan dilakukan sidang tingkat 1 bahwa pelaku dinyatakan bersalah dan divonis,” jelas Kabid Humas.

 

Sebelumnya diketahui, sebanyak 4 orang pengamen Cipulir mengajukan gugatan praperadilan ganti rugi ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena menjadi korban salah tangkap. Sidang perkara tersebut sejatinya digelar pada Rabu 17 Juli lalu dengan agenda pembacaan permohonan, namun ditunda karena pihak pemohon yang diwakili LBH Jakarta tidak membawa surat formalitas.

 

Keempat pengamen tersebut adalah Fikri, Fatahillah, Ucok dan Pau. Berdasarkan putusan MA nomor 131 PK/pid.sus/2016 keempat pengamen dinyatakan tidak bersalah. Keempatnya merasa dirugikan karena sudah ditahan selama 3 tahun atas perbuatan yang tak pernah dilakukan.

 

(fb/sw/hy)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password