7.000 Ton Batu Bara Tumpah di Pantai Selatan Pandeglang , Polisi Panggil Pemilik dan ABK Kapal Alfina Nautika 25

Tribratanews.polri.go.id– Pandeglang. Tumpahnya 7.000 ton batu bara yang terjadi di Perairan Pesisir Pantai Selatan, Cicadas Kabupaten Padeglang Banten menjadi salah satu perhatian penting jajaran polda Banten.

 

Dalam keterangan yang disampaikan oleh Kasat Polair Polres Pandeglang, Iptu David menyampaikan Polisi telah melakukan pemanggilan kepada beberapa pihak untuk mendalami kasus ini. “Penyelidikan dilakukan untuk lidik investigasi penyebab kecelakaan, apakah faktor Human Error atau dampak alam,” ungkap Kasat Polair Polres Pandeglang.

 

Selain itu, Polres Pandeglang juga telah mengandeng Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten untuk membantu mengecek dampak pencemaran lingkungan atas kejadian tersebut. “Untunk mengetahui dampak pencemaran,  Langkahnya kita akan ngambil sampel di laut dicek di lab, kalau ada dampak pencemaran kita akan tindak lanjut,” lanjutnya.

 

Diketahui sebelumnya, telah terjadi tumpahnya batu bara sebanyak 7.000 ton dari tongkang Kapal Alfina Nautika 25 di perairan pesisir pantai Selatan, Cicadas, Kabupaten Pandeglang, Banten yang sebelumnya direncanakan akan digunakan sebagai bahan bakar oleh pihak PLTU Labuan.

 

(rz/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password